Sweet Talk – Volare Chit Chat7 Juli 2016

•#howtosayit : CREAM OF THE CROP / FIRST RATE

Bujang Dare, kita akan membahas cara pengucapan dan penggunaan sebuah idiom yang sering native speaker Bahasa Inggris gunakan sehari-hari. Idiom merupakan sebuah kata atau gabungan dua kata atau lebih yang memiliki makna berbeda, namun ketika disatukan akan membentuk makna baru yang berbeda dari makna kata aslinya.

Idiom yang akan kita bahasa hari ini adalah CREAM OF THE CROP. Idiom ini terdri dari beberapa kata yaitu CREAM, OF, dan CROP. Kata CREAM yang ejaannya C-R-E-A-M artinya adalah “Krim”. Kemudian kata OF yang ejaannya O-F artinya adalah “Dari”. Terakhir kata CROP yang ejaannya C-R-O-P artinya adalah “Tanaman”. Ketika menjadi sebuah idiom, maka CREAM OF THE CROP artinya adalah “Terbaik dari yang terbaik pada sekelompok orang yang selingkungan atau atau benda yang sejenis”. Idiom yang artinya mirip dengan idiom CREAM OF THE CROP adalah FIRST – RATE yang artinya “Bermutu atau berkualitas”.

Berikut ini contohnya:

1. The students in this math class are the best in the school. They are the cream of the crop.
(Para siswa di kelas matematik ini adalah yang terbaik di sekolah tersebut)

2. That computer company never hires mediocre employees. It’s such an outstanding company that they hire only the cream of the crop.
(Perusahaan itu tidak pernah menerima pegawai yang prestasinya sedang-sedang saja. Begitu luar biasanya perusahaan tersebut mereka hanya mau menerima pegawai terbaik dari yang terbaik)

3. The medical school’s graduates are considered to be the cream of the crop and can get jobs wherever they want to.
(Para lulusan bidang kedokteran dianggap sebagai lulusan terbaik dan bisa mendapatkan pekerjaan dimanapun mereka inginkan)

4. The Italian pop trio gave a first-rate performance last night. I’d never spent so much money for a concert ticket, but I think it’s worth it.
(Trio pop Italia itu menyajikan pertunjukkan berkualitas tadi malam. Aku belum pernah membeli tiket konser semahal itu, tetapi, aku tidak merasa rugi)

•#idiom : SWEET TALK
Idiom merupakan sebuah kata atau gabungan dua kata atau lebih yang memiliki makna berbeda, namun ketika disatukan akan membentuk makna baru yang berbeda dari makna kata aslinya. Lebih banyak kita menguasai idiom, maka semakin baiklah kemampuan bahasa inggris yang kita miliki.

sweet-talk-1-638
Idiom yang akan kita bahas hari ini adalah ‘SWEET TALK’. Cara bacanya adalah ‘SWEET-TALK’. Idiom ini terdiri dari dua kata utama yaitu kata ‘SWEET’ dan kata ‘TALK’. Kata ‘SWEET’ yang ejaannya S-W-E-E-T artinya adalah “Manis”. Sementara kata ‘TALK’ yang ejaannya T-A-L-K artinya adalah “Berbicara”. Ketika menjadi sebuah idiom, maka ‘SWEET TALK’ artinya adalah “Omongan manis atau pujian dengan tujuan membujuk seseorang supaya mengiyakan kehendak kita atau memihak kepada kita (Merayu)”. Kemudian ada sebuah idiom yang hampir mirip, yaitu ‘SWEET NOTHINGS’ yang artinya “ucapan-ucapan mesra dan merayu yang tidak begitu penting tapi kita suka mendengarnya”.

Berikut ini contohnya:

1. My son, Bobby tried to sweet-talk me into letting him take the family car out. But when he saw his sweet talk wasn’t working, he lost his temper and locked himself in his room.
(Putra saya, Bobby terus-terusan ngomong-manis kepada saya supaya ia dibolehkan menyetir sendiri mobil keluarga. Tetapi ketika dilihatnya bujuk rayunya tidak berhasil, ia menjadi marah dan mengunci dirinya di kamar)

2. He sweet-talked her for a while, and she finally agreed to go to the dance with him.
(Dia membujuknya sebentar dan pada akhirnya ia mau berdansa dengannya)

3. We’ve found that a few sweet nothings every day really helps our relationships. We know we love each other, but it always makes us feel good to hear it again from each other.
(Kami mendapati omongan manis dan manja setiap hari benar-benar memperat hubungan kami. Kami tahu kami saling mencintai, tetapi ucapan seperti itu selalu membuat kami merasa bahagia mendengarnya)

4. Jack was whispering sweet nothings in Joan’s ear when they were dancing.
(Jack membisikkan kata-kata manis ke telinga Joan ketika mereka sedang berdansa)

•#bilingual : JFK’s Love Letter = Surat Cinta John F. Kennedy

Bilingual adalah berita dua bahasa yang akan membantu Bujang Dare untuk mempelajari dan lebih memahami Bahasa Inggris. Serta menambah wawasan dunia tentang berbagai informasi dan berita masa kini. Untuk hari ini sebuah topik telah dipilih khusus untuk Bujang Dare.

JFK’s Love Letter

John F. Kennedy was a president not unfamiliar with scandal. Now, you have the chance to buy something from his life – a letter to his mistress, Mary Pinchot Meyer.

We know that the four-page correspondence is real because it is on White House stationery, it comes right from JFK’s personal secretary, and people identified Kennedy’s handwriting.

Kennedy wrote it in October, 1963 and the 35th President died a month later when a man shot him. The letter goes on auction on June 23, and the price will not go under 30,000 dollars. We do not know the final price, but it could go much higher because many people are interested in it.

Read more: http://www.newsinlevels.com/products/jfks-love-letter-level-2/

Surat Cinta John F. Kennedy

John F. Kennedy adalah seorang presiden yang tidak tersentuh skandal. Sekarang, dirimu mempunyai kesempatan untuk membeli sesuatu dari kehidupannya – sebuah surat untuk pujaan hatinya, Mary Pinchot Meyer.

Kita tahu bahwa 4 halaman korespondensi itu nyata karena berada di ruang alat tulis gedung putih, ini datang dari sekretaris pribadi John F. Kennedy, dan orang-orang juga mengidentifikasi tulisan tangan Kennedy.

Kennedy menulisnya di bulan oktober tahun 1963, dan presiden ke 35 itu meninggal dunia sebulan kemudian ketika seorang pria menembaknya. Surat tersebut dilelang pada tanggal 23 Juni, dan harganya tidak akan lebih murah dari 30.000 Dollar. Tidak diketahui berapa harga akhirnya, tapi pasti akan lebih tinggi dari yang ditawarkan karena banyak orang yang tertarik akan surat tersebut.

My Last Meal on Earth

It’s your last meal on earth, what do you choose?

Before answering that question, I really wonder how I should perceive that question. Will I die tomorrow? Or should the distribution of the meal that I eat be stopped? I prefer the second. I am not ready to die tomorrow, and I am responsible to update my @dinimakan Instagram account so I think it’s okay to lose one food from this earth, yes? 😁😋

As a woman who has ambition to stay slim yet also a food lover, eating has been more than just a way to keep me energized. It is now a lifestyle. You are what you eat, Anthelme Brillat-Savarin and Ludwig Andreas Feuerbach said. Neither Brillat-Savarin or Feuerbach meant their quotations to be taken literally. They were stating that that the food one eats has a bearing on what one’s state of mind and health. So IT IS  a lifestyle, isn’t it? Anyway, if I may interpret it from another life aspect, I would like to perceive that the food we eat also reflect how much money we have in our wallet😆

So, what’s the last favorite meal I choose to be vanished from earth?

*thinking hard*

*thinking very hard*

*still thinking hard*😕

Aha!💡 I think I will just choose “a sandwich consisting of one or more cooked patties of ground meat, usually beef, placed inside a sliced bread roll or bun”. Yep, you know it, it’s a hamburger 🍔. The definition is taken from Wikipedia, by the way.

Me with a bowl of tuna sandwich, not last meal on earth.

Why Hamburger? Because it is considered as a junk food, containing a lot of fat, and has been accused as one of the food that caused overweight for some Americans. Even not only making fat, burgers are also proven to make people stupid as well. I wrote this based on the research conducted by The University of Western Australia and the Telethon Kids Institute. Read here, at the Daily Mail website if you don’t believe me🙄 Although, of course, we CANNOT 100% blame on burgers as the main factor that make people fat and/or stupid😆

So, if a hamburger would be my last meal on earth, I guess that wouldn’t be a big problem. I still can have the beef from kebab haha 😄 What about you? What’s your last meal on earth? 

I’m so into English – Volare Chit Chat 10 Ags 2016

  • howtosayit : ADD FUEL TO THE FIRE / ADD FUEL TO THE FLAME

Bujang Dare, kita akan membahas cara pengucapan dan penggunaan sebuah idiom yang sering native speaker Bahasa Inggris gunakan sehari-hari. Idiom merupakan sebuah kata atau gabungan dua kata atau lebih yang memiliki makna berbeda, namun ketika disatukan akan membentuk makna baru yang berbeda dari makna kata aslinya. 

Idiom yang akan kita bahas hari ini adalah ‘ADD FUEL TO THE FIRE’. Idiom ini terdiri dari beberapa kata yaitu kata ADD, FUEL, TO, dan FIRE. Kata ADD yang ejaannya A-D-D artinya adalah “Menambah”. Kemudian kata FUEL yang ejannya F-U-E-L artinya adalah “Bahan bakar”. Kata TO yang ejaannya T-O artinya adala “Ke atau pada”. Terakhir kata FIRE yang ejaannya F-I-R-E artinya adalah “Api. Ketika menjadi sebuah idiom, maka ADD FUEL TO THE FIRE artinya adalah “Memperburuk atau memperuncing keadaan, atau membuat pertengkaran atau keadaan buruk menjadi lebih parah”. Kata FIRE juga bisa digantikan dengan kata FLAME yang artinya “Bara api” menjadi ADD FUEL TO THE FLAME.

Berikut ini contohnya:

1. Roger was already upset, and your making fun of his mishap just added fuel to the fire.

(Roger memang sudah kesal, dan olok-olokan kamu mengenai kejadian tak enak yang dialaminya hanya memperburuk keadaan)

2. Shouting at a crying child just adds fuel to the fire.

(Berteriak pada seorang anak kecil yang sedang menangis hanya memperburuk suasana)

3. Peter’s soothing words did not calm Mary but only added fuel to the flame. Mary became so furious that she started throwing things at him.

(Ucapan Peter yang bernada lembut tidak menenangkan Mary, malahan memperburuk keadaan. Mary menjadi begitu marah sehingga dia melempar apa saja ke arah Peter)

4. Should the government warn the public of terrorist threats, or is thismerely adding fuel to the fire?

(Haruskah pemerintah mengingatkan masyarakat tentang ancaman teroris, atau ini hanya semata-mata memperburuk keadaan?)

•#idiom : I’M SO INTO (…) (Ariana Grande – Into You)

Idiom merupakan sebuah kata atau gabungan dua kata atau lebih yang memiliki makna berbeda, namun ketika disatukan akan membentuk makna baru yang berbeda dari makna kata aslinya. Lebih banyak kita menguasai idiom, maka semakin baiklah kemampuan bahasa inggris yang kita miliki.

Hari ini idiom yang kita bahas adalah I’M SO INTO (Something / Someone). Terdiri dari beberapa kata yaitu I’M, SO, dan INTO. Kata I’M merupakan bentuk singkat dari kata I AM yang artinya saya. Kemudian kata SO yang ejaannya S-O artinya adalah “Sangat”. Kemudian kata INTO yang ejaannya I-N-T-O artinya adalah “Kedalam atau sampai”. Ketika disatukan maka 

I’M SO INTO (Something/Someone) adalah sebuah ekspresi yang digunakan untuk mengungkapkan rasa sangat mencintai atau menyukai sesorang atau sesuatu hingga ingin menghabiskan waktu untuk bersama atau terlibat sesuatu dengannya. 

Untuk lebih jelasnya, berikut ini contohnya:

1. You should ask her out. I think she’s totally into you. (Kamu harus mengajaknya berkencan. Menurutku dia sangat menyukaimu)

2. I’m so into the guitar. I don’t think I can live without playing it. (Aku sangat menyukai gitar. Sepertinya aku tidak bisa hidup tanpa memainkannya)

3. I’m not into such kind of exhibition. Painting is not my hobby. (Aku tidak suka dengan hal seperti pameran. Melukis bukan kegemaranku)

•#bilingual : LAVA GOES TO THE SEA

Bilingual adalah berita dua bahasa yang akan membantu Bujang Dare untuk mempelajari dan lebih memahami Bahasa Inggris. Serta menambah wawasan dunia tentang berbagai informasi dan berita masa kini. Untuk hari ini sebuah topik telah dipilih khusus untuk Bujang Dare.

LAVA GOES TO THE SEA

This spectacular footage filmed from a helicopter shows red-hot lava meeting the sea. 

The Kilauea volcano in Hawaii has been erupting for the past two months. The molten rock has now traveled six miles to the Pacific Ocean. 

Officials there say that the lava isn’t putting towns in danger but have warned tourists to keep their distance. But despite this warming, people could be seen near the flow, taking pictures and watching the spectacle.

LAVA MENGALIR KE LAUTAN

Sebuah aliran panjang yang mengagumkan terekam dari sebuah helicopter yang menunjukkan lava merah panas mengalir ke lautan.

Gunung Berapi Kilauea di Hawaii sedang meletus dan sudah berlangsung selama 2 bulan terakhir. Lelehan batu panas sekarang sudah mengalir sepanjang 6 mil menuju Samudera Pasifik. 

Pemerintah disana mengatakan bahwa aliran lava tersebut tidak membuat kota dalam bahaya tapi tetap memperingatkan para turis untuk menjaga jarak aman. Namun disamping peringatan tersebut, orang-orang bisa dilihat berada di dekat aliran lava itu, mengambil gambar dan menonton pertunjukan lava. 

Playing Dead – Volare Chit Chat 4 Ags 2016

Kita mulai dari edisi 4 Agustus 2016 yaa. By the way, thank you to Fidya for providing the script and let me post this to my blog. Check it out! 

Bujang Dare, kita akan membahas cara pengucapan dan penggunaan sebuah idiom yang sering native speaker Bahasa Inggris gunakan sehari-hari. Idiom merupakan sebuah kata atau gabungan dua kata atau lebih yang memiliki makna berbeda, namun ketika disatukan akan membentuk makna baru yang berbeda dari makna kata aslinya.

Idiom yang akan kita bahas hari ini adalah ‘PLAY THE FIELD’. Idiom ini terdiri dari dua kata utama yaitu ‘PLAY’ dan ‘FIELD’. Kata ‘PLAY’ yang ejaannya P-L-A-Y artinya adalah ‘bermain’ dan kata ‘FIELD’ yang ejaannya F-I-E-L-D artinya adalah ‘lapangan’. Ketika digabungkan menjadi sebuah idiom, maka idiom ‘PLAY THE FIELD’ artinya adalah “berganti pasangan kencan”. Lawan dari idiom ini adalah ‘GOING STEADY’. Idiom ‘GOING STEADY’ artinya adalah ‘berkencan dengan satu orang saja’.

Berikut ini contohnya:

1. Nowadays, it is very common for young men and women to play the field before they got married.
(Sekarang ini sudah umum bagi jejaka dan perempuan muda untuk berganti pasangan kencan sebelum mereka menikah)

2. Becky’s not ready to settle down with one man – she enjoys playing the field too much.
(Becky belum siap untuk setia pada satu orang pria saja – dia sangat suka berganti pacar)

3. At the beginning Joe and Ellen were not serious with each other but now they are going steady and everybody thinks they are about to get engaged.
(Pada mulanya Joe dan Ellen hanya berteman biasa tetapi sekarang mereka kemanapun bersama dan semua orang mengira mereka akan segera tukar cincin)

4. Sally has been going with Mark for two months now. He wants to go steady with her. He doesn’t want her to see other guys.
(Sally sudah dua bulan berpacaram dengan Mark. Mark ingin setia bersamanya. Mark tidak ingin melihat Sally bersama pria lain)

•#idiom : PLAY DEAD (CHVRCHES – PLAYING DEAD)

Idiom merupakan sebuah kata atau gabungan dua kata atau lebih yang memiliki makna berbeda, namun ketika disatukan akan membentuk makna baru yang berbeda dari makna kata aslinya. Lebih banyak kita menguasai idiom, maka semakin baiklah kemampuan bahasa inggris yang kita miliki.

Idiom yang akan kita bahas kali ini adalah PLAY DEAD. Idiom ini terdiri dari dua kata yaitu kata PLAY dan DEAD. Kata PLAY yang ejaannya P-L-A-Y artinya adalah “Bermain atau memainkan”. Kemudian kata DEAD yang ejaannya D-E-A-D artinya adalah “Mati”. Ketika menjadi sebuah idiom, maka PLAY DEAD artinya adalah “Berlagak pura-pura mati”.

Berikut ini contohnya:

1. When the bear attacked me, I just dropped down and played dead.
(Ketika seekor beruang menyerangku, aku menjatuhkan diri dan pura-pura mati)

2. I don’t care if it’s just a joke but when you’re playing dead, I’m seriously mad about that.
(Aku tidak perduli apakah itu hanya sebuah gurauan tapi ketika kamu pura-pura mati, aku benar-benar sangat marah)

•#bilingual : Facebook’s Internet Drone

Bilingual adalah berita dua bahasa yang akan membantu Bujang Dare untuk mempelajari dan lebih memahami Bahasa Inggris. Serta menambah wawasan dunia tentang berbagai informasi dan berita masa kini. Untuk hari ini sebuah topik telah dipilih khusus untuk Bujang Dare.

Facebook’s Internet Drone

Facebook’s solar-powered drone completed its first successful test flight. The drone flew at a few thousand feet for 96 minutes in Arizona.

The company hopes that the drone will help to get Internet to every corner of the planet. The company hopes to have many of these drones that can fly for at least 3 months without stopping and deliver internet access to people.

The company wants to make the drone lighter so it can fly for longer periods. It hopes it will soon break the world record for the longest solar-powered unmanned flight, which is currently at 2 weeks.

Drone Internet Milik Facebook

Drone bertenaga surya milik Facebook melengkapi percobaan penerbangan pertamanya. Drone tersebut terbang diatas beberapa ribu kaki selama 96 menit di Arizona.

Perusahaan berharap Drone tersebut akan membantu tercapainya akses internet di setiap sudut planet ini. Perusahaan berusaha untuk membuat beberapa dari Drone tersebut untuk bisa terbang paling tidak selama 3 bulan tanpa henti dan membawa akses internet kepada setiap orang.

Perusaan ingin membuat Drone menjadi lebih ringan sehingga ia dapat terbang untuk jangka waktu yang lebih lama. Diharapkan ia bias memecahkan rekor dunia sebagai penerbangan bertenaga surya tanpa awak terlama, yang mana menghabiskan waktu 2 minggu untuk saat ini.

6428137_the-cutest-illustrations-of-idioms-literal_td484298c

A letter to past-and-future me

Have you ever had this kind of wish: “If I could turn back time, I would…. “? Not very often, but yes I have. For example, if only I knew my dad would leave me this soon, or if I had tried to do few things back in my senior high school and many other “IFS” swirling around in my mind. 

I know we’re not supposed to regret any stage of our life events which Allah has set perfectly. But I guess to sometimes contemplate things that have been through in our life doesn’t sound that bad, no? It’s true but we’re not supposed to regret the past, but to learn from it is inevitable. That’s why I’d like to write for the version of my past and my future as an embodiment of what I have learned. 

📝📝📝📝📝

Dear me in the past, 

You should have tried a lot of things, as well as NOT done so many things. Giving up was a bad idea. Talking too much was (and still is) a bad idea. You should have been more selective. You shouldn’t have nursed your laziness to do exercise because the present me now feel the bad impact of it 🙈. You should have not made any decision with the emotion. That’s really not good for your own emotion. Anyway, dear me in the past, thank you so much for having been so stubborn for certain things. Otherwise you might be not smiling by the time this post is written. 

Hello the future me, the 10 years later me. If you’re still alive, read this. You might smile and smirk. 

Reflect from what you have learned from your past. You already know how it felt to give up. Try hard to be the calmer edition of yourself, and feel the impact. If you’re still not having what you dream to have, please stay grateful and have the positive thoughts as you always have. That’s the recipe of your 10-years-ago happiness. Also, the present me really hope you to nurture the relationship with the people who have been really good treating you, also to the people who have make you hurt. 

Last but not least, remember the words of Robert Brault, that Life is easier when you learn to accept the apology you never got. Because in the end, it’s not about you and them, it’s about you and Allah. 

Me, karaoke? Okey dokey. 

Few months ago when I joined a teacher training of Access Micro Scholarship Program in Depok, we (I and other training participants) were instructed to introduce each other randomly by exposing three of our best skills or talents instead of only telling our name and affiliation. Among those three talents, one of them must be a skill or talent that we actually do not have. The music was played, and then we danced around the room, and we the music was stopped, we had to introduce ourselves to the closest participant. The participant whom we talked to then guess which skills were real and which was not. 

I mentioned three skills: public speaking, singing, and playing musical instruments. I talked to three different participants. All of them guessed that the skill that I actually don’t have was SINGING. At that time, I felt like having this huge urge to sing in front of them just so they know that I used to win some singing competitions 😜😂

Well yes, I did! When I was in primary until senior high school, I joined singing competitions. As far as I remember, I experienced lose, but more often I won either it was the 1st, 2nd, or 3rd place. I inherited the gen of a so-called “really-love-to-sing-and-thank-god-our-voice-is-not-a-mess” family 😁😀 So when I sing and people start giving compliment to my voice, I don’t really wonder where it is from 😜 That’s why I love singing. Frankly, I myself also love listening to my very own voice 🙈 Sounds sooo narcistic, all right haha. Maybe that’s also why I end up being a radio broadcaster until now. Alhamdulillaah I am blessed with this ‘microphonic voice’. I am the best friend of microphone 🎤😄

Me plus microphone

Anyway, despite the fact that I love singing, these days I haven’t been to any karaoke bar/studio anymore. I think my moment to stop by to a karaoke bar has just gone. Moreover, I get my own media to bridge my hobby already ✌ So,  I still do singing sometimes 😀 And yes, I have some favorite songs to put on the list. 

Among thousands song sung by many singers, I prefer not-so-old but also not-really-update song to sing. Recently, I love singing All I Ask by Adele. Not because of the meaning behind the song, of course. I like singing that song because I feel that I can find my best vibe through the melody. I recorded my voice when singing the song, and if I were you, I think I would definitely download the recording illegally instead of buying it from iTunes if available 😜😸

Besides, I also choose songs sung by my favorite boyband that made me learn English until I become an English teacher, Westlife! Too bad they split. Well, at least the songs are still on the list. In addition to the Westlife songs, I also put song from Natasha Bedingfield entitled Unwritten to my karaoke song of choice. The reason? I guess the song represents me enough 😃 Oh, one more! I love to sing Everything from Michael Bublè too ❤

I also love singing the songs from local (Indonesia) singers or group like, say, Ten 2 Five – I Will Fly, Dewi Lestari – Malaikat Juga Tau, songs of Astrid, Dewa 19 as well as Padi (now Musikimia?). Although some songs that I choose to sing are obviously meaningless to me, but I still sing them. At this point of my life, to do karaoke is not necessarily to express my feeling anymore. It’s merely to fulfill my thirst for the talent  so it’s not bursting hahahahaha 😂😆😜 

To end this post, let me provide you with a quote from Pierre-Augustin Caron de:

Nowadays what isn’t worth saying is sung.

(Aujourd’hui ce qui ne vaut pas la peine d’être dit, on le chante.)

Kita dan Rejeki yang Beda-beda

Tulisan kali ini adalah lanjutan elaborasi dari caption foto di postingan akun Instagram saya kemarin 😁 

Dalam dunia kerja, saya mungkin boleh dibilang beruntung. I do the jobs that I love to do, without even formally sending application letters like most people do. Di Radio Volare, misalnya. Atas dasar passion, saya beruntung menjadi salah 1 penyiarnya karena iseng ikutan semacam kontes yang di Volare sekarang namanya “Listener of the month”. Kemudian menjadi scriptwriter, lalu menjadi penyiar. Melalui proses wawancara, iya. Rasa-rasanya itu pun wawancara formalitas, untuk menguatkan keyakinan Bu Temi bahwasanya saya cucok dijadikan penyiar 😜😄 
Contoh lain, saat bergabung di MAN 2 Pontianak. Bermula dari keinginan saya untuk masuk English Study Club sebagai kegiatan ekstra kurikuler, tapi saat itu belum ada ESCnya. Lebih tepatnya, belum ada pembina ekskulnya. Tahun 2006, oleh Ibu Sila Utami saya diminta untuk membina ekskul ESC MAN 2 Pontianak, berbekal pede menjadi alumni dan status mahasiswa prodi pendidikan Bahasa Inggris, I accepted that challenge.

Ternyata, jalan karir saya di MAN 2 berlanjut dengan diminta untuk mengajar les Bahasa Inggris yang diadakan oleh MAN 2, menggantikan Bu Niar yang saat itu sedang cuti hamil dan melahirkan. Dan berlanjut lagi hingga saya menjadi pengajar Conversation class untuk siswa kelas XI dari tahun 2009-2010, terpaksa resign karena akan bersiap-siap menikah dan pindah ikut suami ke Sekadau. Di MAN 2, surat lamaran dibuat setelah saya mengajar selama beberapa pertemuan. Lagi-lagi formalitas.

Not to mention other work places like SSC Pontianak, Akbid Aisyiyah, Poltekkes jurusan Gizi Pontianak, juga Universitas Terbuka Kabupaten Sekadau. Alhamdulillaah rezeki di bidang pengembangan potensi diri bisa dibilang lancar dan sangat dimudahkan Allah. 

Di institusi tempat saya mengajar sekarang, pun begitu. Alhamdulillaah. Rasa-rasanya nyaris belum pernah memasukkan surat lamaran dan melewati proses wawancara yang appropriate. Bantuan orang dalam? Not at all. Siapa lah saya ini, hanya rakyat jelata, mana bisa punya orang dalam 😂 Murni karena kuasa Allah, dan mungkin juga hasil dari membangun silaturahim, yang dalam dunia kerja disebut: building the networking. Sehingga sebetulnya, often I question myself, am I even qualified for this job? Am I the right person? Saya sering merasa minder, menciut, mengkerut, terutama saat melihat job offers yang muncul di notifikasi akun LinkedIn saya. Kriterianya itu loh, wow how lucky I am to do things that I enjoy doing walopun kadang-kadang ya mengeluh juga sih. Dasar kurang pandai bersyukur ah 😢

Ketika kemarin kak Siska, rekan mengajar di Amcor Untan, mengajak saya untuk semacam rehearsal interview, semakin lah saya tertampar bahwa kalau saja Allah tidak membuka pintu rezekinya untuk saya di sisi ini, entahlah bisa atau tidak saya bersaing dengan hingar bingar dan gaharnya dunia kerja. 

Begitulah, rezeki setiap kita memang berbeda-beda. Tak selalu dalam wujud materi atau harta benda. Sudah ‘dijatah’ Allah secara adil dan merata, dan pastinya disesuaikan dengan keseriusan ikhtiar kita dalam menjemput atau menjaganya. Tugas kita cukup mensyukuri yang sudah Allah titipi 😇