​Stres Dalam Rumah Tangga Lebih Berbahaya Dibanding Stres di Tempat Kerja

Ilmu kesehatan jiwa menemukan bahwa stres yang muncul dalam kehidupan rumah tangga ternyata memberikan pengaruh yang lebih buruk dan lebih berbahaya dibandingkan dengan stres di lingkungan pekerjaan. 
Hal itu diungkapkan oleh Tara Parker-Pope, penulis buku “For Better: The Science of a Good Marriage”. Mengapa bisa demikian?

Tara menjelaskan, “Karena stres dalam rumah tangga dapat berlangsung dalam jangka waktu yang lama dan seringkali sulit untuk dielak atau dihindari, dan banyak pasangan selalu terpapar dengan masalah ini setiap hari, setiap bulan dan bahkan setiap dekade.”

Lebih lanjut Tara menyatakan, ”Banyak pasangan yang hanya menilai seberapa sering (kuantitas) mereka bertengkar atau berargumentasi, misalnya ‘kita lebih sering bertengkar belakangan ini’ atau ‘kita tidak banyak bertengkar akhir-akhir ini.’ Sebenarnya frekuensi pertengkaran tidaklah penting. Yang lebih menentukan adalah ‘kualitas’ pertengkaran tersebut”.

Artinya, walaupun sering bertengkar namun mereka mampu segera mencari solusi dan menyelesaikannya dengan baik, maka tidak membahayakan kehidupan rumah tangga. Walaupun jarang bertengkar namun mereka tidak mampu mengelola pertengkaran dengan baik, justru bisa memberi pengaruh yang negatif. 

Intinya adalah : kemampuan mengendalikan faktor yang bisa memicu munculnya stres dalam kehidupan keluarga.

Contoh rumah tangga yang tidak stress 😁😜😍

Sumber tulisan: Fanpage Cahyadi Takariawan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s