Break a leg – Volare Chit Chat 17 Nov 2016

7d856b48eb77ff0d20429cf83b94c417

#howtosayit : Break A Leg

Bujang Dare, kita akan membahas cara pengucapan dan penggunaan sebuah idiom yang sering native speaker Bahasa Inggris gunakan sehari-hari. Idiom merupakan sebuah kata atau gabungan dua kata atau lebih yang memiliki makna berbeda, namun ketika disatukan akan membentuk makna baru yang berbeda dari makna kata aslinya.

Idiom yang akan kita bahas hari ini adalah ‘BREAK A LEG’. Cara membacanya adalah “/bre?k/ /?/ /leg/”. Idiom ini terdiri dari dua kata utama yaitu kata ‘BREAK’ dan ‘LEG’. Kata ‘BREAK’ yang ejaannya B-R-E-A-K artinya adalah “patah atau merusak”. Kemudian kata ‘LEG’ yang ejaannya L-E-G artinya adalah “Kaki”. Ketika menjadi sebuah idiom, maka ‘BREAK A LEG’ artinya adalah “Semoga sukses”. Ucapan “Break a Leg” kepada seorang teman berarti semoga ia sukses dalam sesuatu yang hendak dilakukannya. Idiom ini berasal dari dunia teater sekitar 100 tahun lalu. Kalangan teater ketika itu khawatir jika “Good Luck” atau selamat diucapkan kepada seorang aktor, pasti sebaliknya yang akan terjadi. Idiom ini mempunyai sinonim yaitu ‘KNOCK ‘EM DEAD’ yang mempunyai arti yang sama yaitu “Semoga sukses”.

Berikut ini contohnya:

1. Don’t be nervous about playing the piano in front of people; you’ll do just fine. Now, go out and break a leg.
(Jangan cemas bermain piano di depan umum, penampilan kamu pasti akan bagus. Sekarang maju saja ke depan dan semoga sukses)

2. Hey Tom! You’re going to do great in the game tonight! Knock ‘em dead.
(Hey Tom! Kamu pasti hebat dalam pertandingan nanti malam. Semoga sukses)

3. ‘Tonight’s the first night of the play.’ ‘Is it? Well, break a leg!’
(Mala mini adalah malam pertama pertandingannya, bukan? Baiklah, Semoga sukses!)

4. Let’s all go and do our best. Break a leg!
(Ayo pergi dan lakukan yang terbaik. Semoga sukses!)

#idiom : GIVE IT UP (Angel Olsen – Give It Up)

Idiom merupakan sebuah kata atau gabungan dua kata atau lebih yang memiliki makna berbeda, namun ketika disatukan akan membentuk makna baru yang berbeda dari makna kata aslinya. Lebih banyak kita menguasai idiom, maka semakin baiklah kemampuan bahasa inggris yang kita miliki.

Hari ini idiom yang kita bahas adalah GIVE IT UP. Idiom ini terdiri dari kata GIVE dan UP. Kata GIVE yang ejaannya G-I-V-E artinya adalah “Memberikan”. Kemudian Kata UP yang ejaannya U-P artinya adalah “Ke atas”. Ketika menjadi sebauh idiom, maka GIVE IT UP artinya adalah “Menyerah dan Berhenti mencoba”. Jika phrasa ini digunakan dengan bentuk GIVE IT UP FOR SOMEBODY “Maka bermakna memberikan tepuk tangan bagi seseorang yang sudah tampil”.

Berikut ini contohnya:

1. Bob: I just can’t understand calculus! (Saya tidak bisa memahami Kalkulus)
Bill: Give it up! Get out of that course and get into something less cruel. (Sudah menyerah saja. Keluar dari mata kuliah itu dan belajarlah sesuatu yang sedikit lebih mudah)

2. Tom: I’m just not a very good singer, I guess. (Saya bukanlah sorang penyanyi yang sangat baik, sepertinya)
Sue: It’s no good, Tom. Give it up! (Memang gak bagus, Tom. Menyerahlah)

3. Ladies and gentlemen, give it up for the star of our show, Amy Jones!
(Tuan dan Nyonya, berilah tepuk tangan kepada bintang pertunjukkan kita mala mini, Amy Jones!)

#bilingual: A Cake-Making Cake

Bilingual adalah berita dua bahasa yang akan membantu Bujang Dare untuk mempelajari dan lebih memahami Bahasa Inggris. Serta menambah wawasan dunia tentang berbagai informasi dan berita masa kini. Untuk hari ini sebuah topik telah dipilih khusus untuk Bujang Dare.

A Cake-Making Cake

Inspired by “Wallace and Gromit,” a bakery in Cornwall, England, created a massive marzipan-covered fruitcake to earn money for Bristol Children’s Hospital. People took 400 hours to hand-craft it in extreme detail, right down to 1,400 sugar paste rivets.

The cake itself is the “Cake-O-Matic,” a cake-making machine, which the character Wallace is operating. You can see the cake be mixed, baked, and moved along into the finisher, where the character Gromit is watching the cream, the jam, and the boxes be added into the finished product. At the very end, people can take home an actual cake in a box.

The Cake-O-Matic itself could feed 2,000 people, but it is just too good to eat. It will go on display at the biggest sugar craft show in Birmingham this weekend, and people hope that the cake will inspire others to bake more masterpieces for charity.

Read more: http://www.newsinlevels.com/products/a-cake-making-cake-level-3/

Kue Pembuat Kue

Terinspirasi dari “Wallace and Gromit”sebuah toko roti di Cornwall, Inggris, menciptakan sebuah adonan kue yang ditutupi sebuah kue buah untuk menghasilkan uang bagi Rumah Sakit Anak-Anak Bristol. Orang-orang memerlukan 400 jam untuk menyelesaikan prakarya sedetil mungkin, dan menyelesaikan 1400 paku sumbatan pasta gula.

Kue ini sendiri adalag “Cake-O-Matic” Sebuah mesin pembuat kue, yang mana digunakan karakter Wallce. Kamu bisa melihat Kue itu dicampur, dipanggang, dan berpindah ke tempat akhir, diaman Karakter Gromit menonton krim, selai, dan kotak-kotak untuk memyelesaikan kue. Di bagian paling akhir, orang-orang bisa mmembawa pulang kue yang sebenarnya dalam kotak.

uCake-O-Matic bisa member kue bagi 2000 orang, akan tetapi sangat saying untuk imakan. Mesin ini akan dipamerkan di sebuah pertunjukkan seni gula-gula di Birmingham pada akhir pekan, dan orang-orang berharap bahwa kue ini akan menginspirasi orang lain unruk membuat banyak karya besar untuk amal.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s