Those were the days – Volare Chit Chat 3 Nov 2016

•#howtosayit : BE THAT AS IT MAY

Bujang Dare, kita akan membahas cara pengucapan dan penggunaan sebuah idiom yang sering native speaker Bahasa Inggris gunakan sehari-hari. Idiom merupakan sebuah kata atau gabungan dua kata atau lebih yang memiliki makna berbeda, namun ketika disatukan akan membentuk makna baru yang berbeda dari makna kata aslinya.

Idiom yang akan kita bahasa hari ini adalah ‘BE THAT AS IT MAY’. Idiom ini terdiri dari beberapa kata yaitu kata BE, THAT, AS, IT dan MAY. Kata BE yang ejaannya B-E artinya adalah “Menjadi”. Kata THAT yang ejaannya T-H-A-T artinya adalah “Itu”. Kata AS yang ejaannya A-S artinya adalah “Seperti atau selayaknya”. Kata IT yang ejaannya I-T merupakan sebuah kata ganti untuk benda. Terakhir kata MAY yang ejaannya M-A-Y artinya adalah “Boleh atau memungkinkan”. Ketika menjadi sebuah idiom, BE THAT AS IT MAY artinya adalah “Meskipun mungkin benar atau biarpun demikian”. Idiom ini biasanya digunakan dalam situasi formal. Idiom BE THAT AS IT MAY bersinonim dengan idiom ‘EVEN SO’ yang memiliki arti yang sama.

Berikut ini contohnya:

1. We are close to achieving our goals, but be that as it may, we still have problems that must be solved.
(Kita sudah mendekati tujuan, tapi meskibun benar begitu, kita masih mempunyai masalah yang harus diselesaikan)

2. He certainly was under pressure at the time. Be that as it may, he was still wrong to react in the way that he did.
(Dia memang benar-benar berada dibawah tekanan pada saat itu, meskipun begitu, dia tetap salah untuk bersikap seperti apa yang dia lakukan)

3. l am sorry to hear about your troubles, but, be that as it may, you still must carry out your responsibilities.
(Saya turut prihatin atas masalah yang terjadi padamu, tapi, meskipun begitu, kamu harus tetap menjalankan tanggung jawabmu)

4. Building a new children’s home will cost a lot of money but, be that as it may, there is an urgent need for the facility.
(Membangun sebuah rumah bagi anak-anak akan membutuhkan banyak dana, tapi, meskipun benar adanya, ada sebuah desakan untuk mengadakan fasilitas tersebut)

•#idiom : THOSE WERE DAYS (ANGEL OLSEN – THOSE WERE DAYS)

Idiom merupakan sebuah kata atau gabungan dua kata atau lebih yang memiliki makna berbeda, namun ketika disatukan akan membentuk makna baru yang berbeda dari makna kata aslinya. Lebih banyak kita menguasai idiom, maka semakin baiklah kemampuan bahasa inggris yang kita miliki.

7af3ad7e5cfff5469c29678ad2ccbce8
Hari ini idiom yang kita bahas adalah THOSE WERE DAYS. Idiom ini terdiri dari dua kata utama yaitu kata THOSE dan DAYS. Kata THOSE yang ejaannya T-H-O-S-E adalah bentuk lain dari kata THAT yang artinya adalah “Itu”. Kata DAYS yang ejaannya D-A-Y-S artinya adalah “Hari-hari”. Ketika menjadi sebuah idiom, maka THOSE WERE DAYS bermakna “Waktu pada masa lalu yang mana kita anggap sebagai masa-masa terbaik sebuah peristiwa atau kenangan”.

Berikut ini contohnya:

1. The band’s new songs are nowhere near as good as their 80s tunes. Man, those were the days!
(Lagu-lagu baru band itu tidaklah sebagus music tahun 80an. Kawan, itu adalah masa-masa terbaik!)

2. We were young and madly in love. Ah, those were the days!.
(Saat kita muda dan sedang tergila-gila dengan cinta. Ah, masa-masa yang luar biasa!)

•#bilingual : Emojis Find Their Place in Art

Bilingual adalah berita dua bahasa yang akan membantu Bujang Dare untuk mempelajari dan lebih memahami Bahasa Inggris. Serta menambah wawasan dunia tentang berbagai informasi dan berita masa kini. Untuk hari ini sebuah topik telah dipilih khusus untuk Bujang Dare.

Emojis Find Their Place in Art

Did you think you could only see emojis on your mobile phone? Well, think again. The Museum of Modern Art in New York City recently received 176 emoji icons created by a Japanese communications company. They came as a gift from Nippon Telegraph and Telephone Corporation.

The emojis will now be displayed in the same building as works by artists like Andy Warhol, Claude Monet and Pablo Picasso.The graphics are only 12 pixels by 12 pixels. Some of them are in the shape of the moon, a video game controller, a cat, a car and a high-heeled shoe. Visitors will be able to see the emojis in the museum’s lobby through the end of 2016.

Read full version at http://learningenglish.voanews.com/a/emojis-moma/3570599.html

Emoji Menemukan Tempatnya dalam Dunia Seni

Menurutmu hanya bisa melihat emoji di telepon genggam saja?. Baiklah, pikirkan kembali. Musium Seni Moderen di Kota New York baru-baru ini menerima 176 emoji yang dibuat oleh sebuah perusahaan telekomunikasi Jepang. Mereka mengirimkan emoji tersebut sebagai hadiah dari Nippon Telegraph dan Telephone Corporation.

Emoji-emoji tersebut akan dipertontonkan di gedung yang sama dengan karya-karya dari seniman seperti Andy Warhol, Claude Monet, dan Pablo Picasso. Gambar grafis tersebug hanyalah seukuran 12 pixel/12 pixel. Beberapa dari mereka berbentuk bulan, sebuah remot video game, seekor kucing dan sepatu hak tinggi. Pengunjung bisa melihat emoji-emoji tersebut di lobi musium sepanjang akhir tahun 2016.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s