When irrational things work rationally

image

Greetings among the flowers

Kita sungguh patut bersyukur karena Allah ‘hanya’ memerintahkan kita untuk mensyukuri nikmatNya, bukan menghitungnya. Manalah mampu kita menghitung yang uncountable 😂

Teman saya, yang menghadiahi saya dengan the greetings among the flowers yang menghiasi postingan ini, pernah menulis di akun Google+ “Irrational things work rationally”. Saya bertanya-tanya, what kind of irrational things that can work rationally?

Limpahan nikmat dari Allah-lah jawabannya.

Misal, ketika kita bersedekah, logikanya kita yang keluarkan materi, maka berkuranglah pundi-pundi dari dalam lemari besi. Namun prakteknya, setelah kita bersedekah, yang kita sedekahkan malah kian bertambah. Bisa hingga 10 kali lipat. To think of it, this is irrational. Namun, ketika kita ingat bahwa rumus ini langsung dibuat oleh Allah, maka yang tampak irasional menjadi sangat rasional.

Pun persis seperti pengalaman yang saya rasakan terutama saat proses selesaikan studi, mulai dari awal ‘vacation’ sampai dengan jelang wisuda. Untuk teman-teman yang mungkin masih bingung kenapa sering sekali saya sebut-sebut vacation, itu karena vacation adalah istilah yang saya dan rekan-rekan seangkatan gunakan untuk menamai kegiatan perkuliahan yang menyenangkan layaknya liburan. Penjelasan detailnya pernah saya tulis di blogspot saya: Vacation, Vacation, Passion.

image

image

Greetings among flowers

image

Kegiatan liburan akademis saya murni disponsori oleh suami. Tidak ada beasiswa dari institusi manapun. Jadi, mulai dari fee, beli buku, biaya transportasi Sekadau – Pontianak – Sekadau, jajan, dll, suami saya lah yang menanggung. I do not mean to boast that my husband is rich, has so much money, or the like. Not at all. Frankly, justru karena tidak begitu kondisinya. Hidup kami sebetulnya pas-pasan😀 Pertolongan Allah-lah yang membuat segalanya menjadi mungkin dan masuk akal.

Itulah sebabnya di awal saya tuliskan bahwa kita patut bersyukur karena kita tak diminta untuk menghitung² rezeki yang Allah berikan. Rezeki sejak dari awal kuliah hingga thesis defense kelar saja, duh entah sudah berapa banyak. Alhamdulillah. Alhamdulillaahirabbil’alamiin.

Dan saya benar-benar takjub akan keajaiban rezeki yang Allah limpahkan setelah umat manusia bersedekah, dan juga setelah manikah. Berlipat-lipat ganda. Kalau dipikir-pikir, suami saya yang sekedar pengusaha kecil, dan saya yang setelah menikah tidak ikut bekerja untuk membantu perekonomian keluarga, but we can make this happen, karena pintu rezeki tetap terbuka sebagaimana yang Allah janjikan. I am really amazed.

Bersyukurlah, maka nikmat akan bertambah. Begitu perintah Allah dalam QS Ibrahim ayat 7. Bersyukur. Bukan menghitung nikmat-nikmatNya. Alhamdulillah. Alhamdulillah.

2 thoughts on “When irrational things work rationally

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s