Bertamu lalu berjodoh

Topik jodoh ini bisa menjadi topik yang sangat menarik sekaligus topik sensitif. Bisa juga jadi topik membosankan. Kalo diibaratkan bisnis, topik jodoh ini macam bisnis makanan. Akan selalu berputar. Lebih mendekati lagi sih bisnis wedding organizer. Setelah lebaran haji kayak gini mesti pada sibuk ngurusi yang berjodoh.

Kalo jodoh tiada kemana. Ke KUA pula akhirnya. Bersanding di pelaminan jua berdua. Kalo gak jodoh, ya ikhlas saja cuma jadi tamu. Itu juga kalo diundang. Tapi mending undang aja deh :p

image

Karena dunia cuma sebentar

Di antara banyaknya tamu undangan yang kelak hadir di sebuah acara resepsi pernikahan, kita tak pernah tau loh wanita dan pria mana yang kelak akan menyusul ke pelaminan. Bahkan, bisa jadi 1 dari ratusan atau ribuan tamu itu, rupanya kelak malah berjodoh (lagi) dengan yang resepsinya didatangi. Jadinya, tamuku jodohku deh.  Oh yes, it happened😀

Jelas kita berharap jodoh dunia akhirat kita cukup dia seorang saja. Tapi garis takdir siapa yang tau. Lauhul mahfudz akan selalu menjadi rahasia bagi para insan manusia. Dan jodoh hanyalah selembar misteri yang kita pinta bagian terbaiknya. 

Bertamu lalu berjodoh ini beneran terjadi di Kalbar. Keduanya pernah saling suka, tapi kemudian rasa suka lenyap seiring jarak dan komunikasi yang kala itu sulit dibangun. Waktu dulu mana ada whatsapp bbm line dll kayak sekarang haha. Akhirnya masing-masing mereka menikah, lalu Allah pisahkan mereka dengan pasangan masing-masing lewat maut. Allah jumpakan lagi mereka di sebuah acara resepsi, and there it goes the memory. Bermula dari resepsi orang menjadi resepsi sendiri. Jodoh siapa yang tau kan😀

Bagi kita yang saat ini sudah berjodoh dan belum Allah pisahkan di dunia,mari berdoa agar dia yang setiap hari mencintai kita dan cintanya sah tertulis di catatan sipil KUA kelak menjadi jodoh kita di akhirat jua. Sisanya kita pasrahkan pada Allah. Sedangkan buat yang belum ketahuan jodohnya siapa, lihat-lihat lagi daftar nama undangan. Jangan khawatir, jodoh gak akan ketuker kan :p

One thought on “Bertamu lalu berjodoh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s