Ingress makes us move

Pertama kali membaca kata ‘Ingress’, saya mengira itu semacam plesetan dari Inggris. Lewat akun instagramnya, bang Freddy Hernawan-lah yang pertama kali berhasil membuat saya penasaran dan mencari tau tentang Ingress. Well, Ingress rupanya aplikasi yang tersedia di Play Store.

Sebagai seorang yang mengaku sebagai ‘social butterfly‘, saya merasa perlu untuk punya akun di aplikasi yang ketika selesai saya unduh saya masih tak paham itu untuk apa. Yang penting punya akunnya: diniehz. Selesai😆

Hingga kemudian bang Freddy mendeteksi keberadaan saya di Ingress lewat username yang khas itu, lalu mengundang saya jadi member Grup Whatsapp Enlightened Kalbar. Dan saya tetap bingung harus saya apain ini Ingress. Sempat terpikir mau leave grup dan uninstal aplikasinya, tapi untunglah tak jadi hehe ^^v

Ketika mengunduh, saya sudah googling dan cari tau tentang cara main Ingress yang juga bisa teman-teman baca di sini. Dan pencarian saya selesai sampai membaca artikel tersebut, tanpa bergerak kemana-mana😛

Supaya paham tulisan ini lebih lanjut, ada beberapa terms Ingress yang harus teman-teman pahami, such as: agen, portal, resonator, deploy, hack, control field, portal key, dan lain sebagainya yang saya pun sampai hari ini masih pelajari. Di artikel yang tadi saya share sudah dijelaskan kok beberapa istilah di Ingress🙂

25 November 2013 pertama kali saya bikin akun Ingress dan memilih menjadi agen Enlightened😎  dan baru 2 bulan kemudian saya mulai sedikit paham bagaimana mendayagunakan aplikasi Ingress di Android saya. Itu pun, karena didampingi suami saya😆

Dari interaksi para agen di grup WhatsApp, sepintas saya sempat membaca bahwa di Pasir Panjang Singkawang ada portal. Saya pun nyalain scanner, dan voila! Terdeteksi ada 2 portal di kawasan Pasir Panjang. Ohiya, kenapa saya dan suami bisa ada di Pasir Panjang itu nanti saya ceritakan di masa yang akan datang aja ya *kalo inget😛

Awalnya saya sempat ragu whether or not mau bergerak mainin Ingress. Soalnya, jarak portal yang ada di Pasir Panjang dari hotel tempat kami menginap lumayan jauh untuk ukuran perempuan yang tak pernah jarang jalan kaki seperti saya. Di layar screener, tertulis jaraknya sekitar 2 km dari hotel – portal – hotel. “Yakin nih mau jalan kaki?” tanya suami saya. Yaah mumpung lagi di Pasir Panjang, hajarrrr.

Allah memang memberikan kita pasangan yang bisa saling mengisi satu sama lain. Tiba di lokasi portal, di kala saya kebingungan harus ngapain dengan Ingress meskipun udah baca artikel, suami saya jualah yang benar-benar ngerti cara maininnya dan akhirnya menyelesaikan berbagai macam misi untuk level 1 Ingress hahaha. Saling mengisi macam apa ini😆😛

Dan di situlah saya mulai merasakan SERUnya main Ingress. It forces me to move, to go outside, to feel the adventure, to go out of my box! Sehingga besoknya, saya dan suami memutuskan untuk mengitari sebagian wilayah Pontianak untuk ngehack portal dan deploy beberapa portal. Perasaan saya? Entah kenapa saya merasa riang gembira😀

Well, after reading the whole of this post, I believe some of you will frown. But it’s good you have read till the end, anyway hehehe.

Wanna feel the sensation of playing Ingress? Do it! And be the enlightened agent😎

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s