Dialog Imajinasi

*konon* ini jalan negara

 

M: Kondisi infrastruktur provinsi Kalimantan Barat, Indonesia ini memprihatinkan sekali. Bukankah kekayaan alam kalian melimpah?

K: Sawit, bauksit, timah, gaharu. Ya, kami kaya.

M: Kenapa kondisi jalannya menyedihkan begitu? Kasihan warga negara kami dan kalian yang harus lewat jalur darat. Kendaraan jadi cepat rusak. Waktu banyak terbuang. Perasaan pun pasti lelah betul.

K: Entah bagaimana menjawabnya, tapi tampaknya orang-orang di negeri kami bukan tipe manusia yang mau membangun peradaban, tak ingin menciptakan sejarah lewat infrastruktur yang kokoh dan tahan lama.Proyek oriented. Entahlah. Kekayaan alam kami tak murni dirasakan warga lokal. Kami jadi kuli. Menyedihkan. Sementara jalanan rusak pun karena ulah monster oknum tak bertanggung jawab yang semau-mau hati membawa kekayaan alam dari Tuhan, dinikmati orang lain. Ampasnya ke kami.

M: Pasti akan keren ya kalau sebagian dari provinsi kalian bergabung dengan negara kami. Hasil dari kekayaan alam yang banyak itu bisa dimanfaatkan untuk membangun infrastruktur yang baik dan rapi seperti negara kami. Mau bergabung dengan kami? Infrastruktur dan kesejahteraan dijamin akan lebih baik dari sekarang.

K: Ya, kami memang pernah membayangkan memisahkan diri dari negara kami. Karena perbandingan infrastruktur negara kita sungguh jauh berbeda.

M: Jadi? Tunggu apalagi? Sungguh rugi kekayaan alam kalian hanya dirasakan segelintir orang sementara Tuhan menciptakannya agar kita makmur dan sejahtera.

K: Kami cinta negara kami. Kami yakin Harapan itu Masih Ada, walau entah kapan. Kecuali jika 10 tahun ke depan tak juga kunjung ada perubahan, barangkali anak cucu kami-lah yang akan menjadi pionir untuk bergabung menjadi bagian dari negara kalian. Sementara ini, kami masih cinta negeri kami.

 

2 thoughts on “Dialog Imajinasi

  1. wow kau k ni din yg nulis? kme juga pernah berpikir, selama negara tidak bise menjamin kesejahteraan rakyatnye, maka jangan salahkan orang2 yg tinggal diperbatasan memutuskan untuk bergabung ke negara lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s