Perbedaan Otak Pria dan Wanita

Pernah kepikiran ga, kenapa sih pria dan wanita itu beda banget cara berpikirnya? Kenapa kadang susah menghadapi pria atau sebaliknya? Nah, ternyata menurut sebuah penelitian Daniel G. Amen, penulis buku Unleash the Power of the Female Brain, menunjukkan kalo otak pria dan wanita ternyata jauh berbeda.

Ukuran otak; Studi menunjukkan otak pria 8 hingga 10 persen lebih besar, empat persen sel otaknya lebih berat dibandingkan otak wanita. Namun bukan berarti pria selalu lebih pandai. Scan otak menunjukkan beberapa bagian penting otak wanita lebih besar dari pria.

Misalnya saja untuk urusan menentukan lokasi berlibur. Wanita lebih jago dari pria. Ini karena bagian lobus frontal, seperti korteks pre frontal wanita lebih besar dibandingkan dari pria. Daerah otak inilah yang mengontrol perencanaan, perhatian, dan penalaran, dan pengambilan keputusan pada wanita.

Multitasking; 60 persen otak manusia berwarna putih dan 40 persennya abu-abu. Materi abu-abu pada pria lebih sedikit, alhasil mereka cenderung menangani tugas hanya berfokus pada satu pekerjaan, beda dengan wanita yang materi abu-abunya lebih luas. Udah kayak prosesor quad-core ya mereka hehe…

Naluri; Penelitian menunjukkan, saat berpikir wanita menjalankan otak kanan terkait dengan masalah emosional. Dibandingkan pria, wanita lebih peka dalam memilah isyarat, bahasa tubuh, dan nada suara. Hal inilah yang menyebabkan wanita menjalankan sesuatu berdasarkan firasat. Namun terkadang intuisi wanita dapat bersifat negatif. Hal ini dipengaruhi karena faktor kualitas tidur, hormon, stres, atau terjadi peningkatan kadar gula darah.

Empati; Penelitian pembuktikan, ada bagian otak yang mengontrol empati pria dan wanita. Adalah korteks premotor yang membuat wanita lebih sensitif dan emosional dibandingkan pria. Makanya wanita enak diajak curhat, karena kadang mereka turut merasakan yang kita sedang rasakan. Ups…

Kontrol; Bagian otak yang berkaitan dengan kemarahan dan agresi pada wanita lebih besar, kondisi inilah yang membuat wanita lebih sulit mengontrol emosinya ketimbang pria. Makanya jangan sembarangan ganggu mereka ya, Mindtalkers!

Khawatir; Pria dan wanita memiliki tingkat kekhawatiran yang berbeda. Ini karena adanya kekuatan asosiatif, khususnya wanita yang cenderung memikirkan hal negatif pada hasil pembicaraan orang lain. Disamping itu zat kimia yang mengantar pesan antar neuron, serotonin lebih rendah pada wanita. Rendahnya serotonin ini biasa terkait dengan aktifitas pusat otak yang kerja berlebihan. Tak jarang hal ini juga dapat menyebabkan depresi.

Hmmm… Rumit juga ya kalau masalah otak gini. Tapi yang jelas baik pria maupun wanita diciptakan untuk saling melengkapi satu sama lain. Jadi, saling pengertian ya ^^

Sumber: m.iol.co.za/article/view/s/11/a/400589

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s