Tempat Wisata Sejarah ‘Wajib’ Saat Umrah

Perjalanan umrah pasti ada yang kurang jika tidak berkunjung ke beberapa tempat wisata sejarah Islam. Agar perjalanan makin lengkap, mampirlah ke tempat-tempat wisata patut dikunjungi saat umrah.

Selain beribadah, banyak wisatawan yang datang ke Makkah juga untuk berwisata. Ada beberapa tempat wisata yang bisa Anda kunjungi saat umrah. Disusun oleh detikTravel, Kamis (26/7/2012), berikut adalah tempat wisata yang sayang untuk dilewatkan saat umrah:

1. Jabal Nur

Jabal Nur adalah puncak yang menjadi favorit tempat wisata bagi para wisatawan. Lokasinya berada di sebelah utara Masjidil Haram, kurang lebih dengan jarak 6 km.

Untuk bisa sampai di puncak Jabal Nur, Anda harus menaiki track mendaki yang terbuat dari bebatuan. Lelah karena sulitnya mendaki sudah pasti akan Anda rasakan, tapi semua akan terbayar ketika sampai di puncaknya.

Jabal Nur menjanjikan panorama nomor wahid di Makkah. Kota tersebut terlihat sangat indah dan teratur di sini. Mobil-mobil yang berlalu-lalang terlihat layaknya mainan. Jangan lupa, siapkan kamera untuk mengabadikan momen ini.

2. Gua Hira

Umat Islam pasti tahu di mana pertama kali Nabi Muhammad SAW menerima wahyu. Ya, Gua Hira, sebuah gua kecil yang terletak tidak jauh dari puncak Jabal Nur.

Dibutuhkan waktu sekitar 1,5 jam jika ingin sampai di gua tersebut. Anda harus mendaki track yang sudah ada. Ketika sampai di puncak Jabal Nur, Anda harus menuruni tebing yang agak curam. Kali ini track yang dilalui sudah bukan tumpukkan batu, tapi tangga permanen.

Gua ini berukuran tidak besar. Di dalam gua, hanya bisa menampung sekitar 4 orang saja. Udara sejuknya menambah kesempurnaan perjalanan Anda kali ini.

Dari sini, Anda bisa menyaksikan betapa megahnya Masjidil Haram. Nikmati pemandangan tersebut seperti apa yang dulu sering dilakukan oleh Rasul.

3. Jabal Rahmah

Jabal Rahmah, bukit yang menjadi sejarah dipertemukannya dua manusia pertama di dunia, Adam dan Hawa. Lokasinya berada di sebalah timur Padang Arafah, Makkah. Di sini terdapat sebuah monumen yang berada puncaknya, sekitar 15 menit dari dasar bukit.

Sesuai dengan namanya, Jabal yang berarti bukit atau gunung dan Rahmah yang berarti kasih sayang. Banyak wisatawan yang memanjatkan doa terkait hubungan mereka dengan pasangan.

Jabal Rahmah juga merupakan tempat Nabi Muhammad SAW menerima wahyu terakhirnya. Surat Al-Maidah ayat 3 diturunkan oleh Allah di tempat ini.

Dari puncak Jabal Rahmah, Anda bisa menyaksikan indahnya pemandangan Padang Arafah. Waktu paling asyik menikmati pemandangan adalah sore hari. Saat itu, Padang Arafah akan diselimuti oleh cahaya senja yang sangat cantik.

4. Jabal Magnet

Jabal Magnet atau Bukit Magnet memang tidak setenar Jabal Nur atau Jabal Rahmah. Meski demikian, bukit ini menjadi salah satu tempat yang patut dikunjungi saat ke Madinah. Untuk Anda yang baru pertama kali mendengar namanya mungkin merasa aneh, kenapa diberi nama Bukit Magnet? Ya, karena tempat ini diyakini memiliki kekuatan magnet yang besar.

Bukit Magnet pada dasarnya sama seperti bukit lain yang berada di Madinah, panas dan berpasir. Sepanjang jalan Anda akan disambut dengan gurun pasir gersang. Bukit batu juga tampak jelas. Sinar hangat matahari juga akan menyambut kedatangan Anda.

Bawalah terus mobil Anda melaju menuju puncak bukit dan temukan keanehannya. Jika menyetir sendiri, pada titik tertentu Anda akan merasakan tarikan yang cukup berat. Saat itu, coba matikan mesin dan biarkan persneling netral. Di sinilah magnet bekerja!

Pada titik awal pendakian mobil dengan mesin mati, lihatlah perubahan kecepatan yang signifikan. Mobil akan melaju perlahan kemudian cepat, mulai dari 10 km per jam, perlahan berubah menjadi 60 km per jam dan terakhir 120 km per jam. Wow! Lajunya memang cukup kencang.

5. Jabal Uhud

Bagi yang pernah membaca sejarah Islam, Jabal Uhud merupakan nama yang akan selalu terngiang. Di bukit inilah, Rasulullah berperang melawan Quraisy pada tahun 3 Hijriah. Oleh karena itu, semua jamaah haji yang singgah di Madinah, selalu menyempatkan diri untuk menziarahi Bukit Uhud untuk merefleksikan perjuangan Rasulullah dan para sahabatnya.

Tiap tahunnya, Jabal Uhud selalu dipadati oleh jutaan orang. Tak terkecuali dengan pengunjung asal Indonesia. Agenda utama mereka biasanya adalah melihat bukit Uhud.

Saat berada di Jabal Uhud, jangan lupa untuk menziarahi makam para syuhada Uhud. Makam tersebut berjumlah 70 yang merupakan sahabat Rasul, termasuk paman Rasulullah, Hamzah bin Abu Thalib.

Sumber: detikTravel

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s