Lebih Dekat dengan Rasulullah di 7 Tempat Ini

Umrah lebih dari sekadar traveling spiritual di Tanah Suci. Umrah memberikan kesempatan untuk merasa lebih dekat dengan Nabi Muhammad SAW dalam beberapa destinasi wisata religi dan ziarah, yang terkait dengan sang Rasul.

“Bisa dibilang wisata rohani, karena ada banyak tempat bersejarah. Ada Gunung Jabal Nur, tempat menerima wahyu, Gunung Jabal Tsur, napak tilas ibadah haji, Arafah, Mina, Makkah,” kata Ketua MUI Jawa Barat Ustadz Miftah Faridl dalam perbincangan dengan detikTravel.

Memang tidak salah, sejumlah destinasi di Makkah dan Madinah memang kuat dengan unsur sejarahnya, apalagi sejarah Nabi Muhammad SAW sejak lahir sampai meninggal. detikTravel, Kamis (26/7/2012) menyusun sejumlah tempat yang bisa Anda kunjungi untuk meresapi fase hidup Nabi Muhammad:

1. Masjidil Haram

Inilah masjid paling penting untuk umat Islam. Ka’bah di dalam masjid ini menjadi kiblat, patokan umat Islam di seluruh dunia untuk salat. Masjid ini penting karena menjadi pusat kegiatan dakwah Nabi Muhammad bahkan sejak beliau belum menjadi nabi.

Nabi Muhammad ketika muda belia mendapat gelar Al Amin, Yang Dipercaya, setelah dia memberikan solusi pemindahan batu Hajar Aswad yang lepas dari Ka’bah di Masjidil Haram saat dilanda banjir. Dari Masjidil Haram pula, Rasulullah memulai perjalanan penting Isra Mi’raj ke Masjidil Aqsa lantas ke Sidratul Muntaha untuk menerima perintah salat.

Jamaah umrah akan banyak menemukan tempat-tempat penting di dalam Masjidil Haram. Sejumlah aktivitas ibadah di Masjidil Haram disusun berdasarkan sunah Rasul, yaitu berbagai kebiasaan Nabi Muhammad di Masjidil Haram.

2. Rumah tempat lahir Nabi Muhammad

Sebuah perpustakaan di daerah She’eb Banu Hashim di Makkah memiliki sejarah sangat penting. Bangunan antik ini dulunya adalah rumah di mana Nabi Muhammad dilahirkan pada tanggal 12 Rabiul Awwal Tahun Gajah. Walau bangunan ini sudah berubah fungsi, traveler peziarah tetap bisa mendapatkan kisah kelahiran sang nabi di tempat ini.

3. Jabal Nur

Jabal Nur adalah gunung batu yang terletak sekitar 6 km dari Masjidil Haram. Di dekat puncaknya ada gua kecil bernama Gua Hira, panjangnya hanya 4 meter dan lebarnya hanya 1,5 meter. Ini adalah gua di mana Nabi Muhammad menerima wahyu pertama sebagai seorang nabi.

Jamaah haji dan umrah sering mampir ke tempat ini usai ibadah. Naiklah sampai puncaknya dan Anda bisa membayangkan bagaimana Nabi Muhammad memakai tempat ini untuk merenung dan berdzikir.

4. Jabal Tsur

Jabal Thur adalah gunung lain di luar Kota Makkah yang punya sejarah penting dalam hidup Nabi Muhammad. Dalam sejarah hijrahnya Rasulullah ke Madinah, beliau sempat bersembunyi 3 hari dan 3 malam dari kejaran Suku Quraisy dari Makkah. Rasulullah tidak sendiri, melainkan ditemani sahabatnya Abu Bakar. Traveler bisa datang ke tempat ini untuk meresapi perjuangan Rasulullah.

5. Masjid Nabawi

Masjid Nabawi di Madinah adalah masjid terpenting kedua bagi umat Islam setelah Masjidil Haram di Makkah. Di masjid ini, Rasulullah melanjutkan dakwahnya menyebarluaskan Islam ke seluruh dunia. Masjid ini menjadi tempat Nabi Muhammad berdiskusi dengan para sahabatnya, berkhutbah dan melakukan banyak kegiatan penting lainnya.

6. Raudhah

Di dalam Masjid Nabawi, ada Raudhah. Tempat ini aslinya adalah halaman rumah Nabi Muhammad SAW. Namun saat Masjid Nabawi dilebarkan, rumah Rasulullah akhirnya masuk ke dalam bagian masjid. Para jamaah haji selalu berupaya keras berdesak-desakan agar bisa masuk dan berdoa di tempat ini. Tempat ini sudah dibuka 24 jam, untuk mengurangi kepadatan jamaah. Jamaah perempuan pun punya jadwal tertentu agar tidak bercampur dengan jamaah pria.

7. Masjid Quba

Masjid Quba adalah destinasi wisata religi yang juga penting saat haji dan umrah. Masjid yang berada di luar kota Madinah ini adalah masjid yang pertama yang dibangun oleh Nabi Muhammad.

Rasulullah yang baru hijrah dari Makkah bersama sahabatnya Abu Bakar membangun sebuah masjid untuk umatnya beribadah. Para jamaah haji dan umrah bisa mampir ke sini untuk mempelajari perjuangan Rasulullah dalam menyebarkan agama Islam.

Sumber: detikTravel

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s