Iri yang Dibolehkan


Boleh Hasud (Iri hati) terhadap Dua Hal

حدثنا أبو بكر بن أبي شيبة وعمرو الناقد وزهير بن حرب. كلهم عن ابن عيينة. قال زهير: حدثنا سفيان بن عيينة. حَدَثَنَا الزُّهْرِي عَنْ سَالِمٍ، عَنْ أَبِيْهِ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم. قَالَ “لاَ حَسَدَ إِلاَّ فِي اثْنَتَيْنِ: رَجُلٌ آتَاهُ اللهُ الْقُرْآنَ. فَهُوَ يَقُوْمُ بِهِ أَنَاءَ اللَّيْلِ. وَآناَءَ النَّهَارِ. وَرَجُلٌ آتاَهُ اللهُ مَالاً. فَهُوَ يُنْفِقُهُ آناَءَ اللَّيْلِ وَآناَءَ النَّهَارِ”.

266 – (815)

Hadits riwayat Salim Radhiyallahu’anhu:

Dari Nabi Shallallahu alaihi wassalam, beliau bersabda: Tidak ada hasad (iri) yang dibenarkan kecuali terhadap dua orang, yaitu terhadap orang yang Allah berikan Alquran dan ia membacanya di waktu malam dan di waktu siang dan terhadap orang yang Allah berikan harta dan ia membelanjakannya untuk kebaikan di waktu malam dan di waktu siang

(Shahih Muslim No.815-266)

وحدثني حرملة بن يحيى. أخبرنا ابن وهب. أخبرني يونس عن ابن شهاب. قال: أَخْبَرَنِي سَالِمُ بْنُ عَبْدِاللهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ أَبِيْهِ، قَالَ:

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم “لاَ حَسَدَ إِلاَّ عَلَى اثْنَتَيْنِ: رَجُلٌ آتَاهُ اللهُ هٰذَا الْكِتَابِ. فَقَامَ بِهِ آناَءَ اللَّيْلِ وَآناَءَ النَّهَارِ. وَرَجُلٌ آتاَهُ اللهُ مَالاً. فَتَصَدَّقَ بِهِ آناَءَ اللَّيْلِ وَآناَءَ النَّهَارِ”.

267 – (815)

Hadits riwayat IbnuUmar Radhiyallahu’anhu,iaberkata :

Rasulullah  Shallallahu alaihi wassalam bersabda: Tidak ada hasad (iri) yang dibenarkan kecuali terhadap dua orang, yaitu terhadap orang yang Allah berikan kitab ini (Alquran) kemudian ia melaksanakannya di waktu malam dan di waktu siang dan terhadap orang yang Allah berikan harta dan ia menyedekahkannya di waktu malam dan di waktu siang.

(Shahih Muslim No.815-267)

وحدثنا أبو بكر بن أبي شيبة. حدثنا وكيع عن إسماعيل، عن قيس. قال: قال عبدالله بن مسعود. ح وحدثنا ابن نمير. حدثنا أبي ومحمد بن بشر. قالا: حَدَثَناَ إِسْمَاعِيْلُ عَنْ قَيْسٍ. قَالَ:

سَمِعْتُ عَبْدَاللهِ بْنَ مَسْعُوْدٍ يَقُوْلُ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم “لاَ حَسَدَ إِلاَّ فِي اثْنَتَيْنِ: رَجُلٌ آتاَهُ اللهُ مَالاً، فَسَلَّطَهُ عَلَى هِلْكَتِهِ فِي الْحَقِّ. وَرَجُلٌ آتاَهُ اللهُ حِكْمَةً، فَهُوَ يَقْضِي بِهَا وَيُعَلِّمُهَا”.

268 – (816)

Hadits riwayat Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu’anhu, ia berkata :

Rasulullah  Shallallahu alaihi wassalam bersabda: “Tidak boleh hasad (iri) kecuali pada dua hal, (pertama) kepada seseorang yang dikaruniai Allah harta, lalu ia membelanjakannya dalam kebenaran, (dan yang kedua) kepada seseorang yang diberi Allah hikmah (ilmu), dan ia memberi keputusan dengan ilmu tersebut dan mengajarkannya.”

(Shahih Muslim No.816-268)

Sumber: mromi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s