Mengapa Kami Tidak Ucapkan Selamat Natal

Muslim : bagaimana natalmu ?
David : baik, kau tidak mengucapkan selamat natal padaku ?
Muslim : tidak, agama kami menghargai toleransi antar agama, termasuk agamamu, tapi masalah ini, agama saya melarangnya..
David : tapi kenapa, bukankah hanya sekedar kata2 ? Teman muslimku yg lain, mengucapkannya padaku ?
Muslim : mungkin mereka belum mengetahuinya… David, kau bisa mengucapkan dua kalimat syahadat ?
David : oh tidak, saya tidak bisa mengucapkannya… Itu akan mengganggu kepercayaan saya…
Muslim : kenapa ? Bukankah hanya kata2 ? Ayo, ucapkanlah ;)…
David : sekarang, saya mengerti..๐Ÿ˜‰

Al Qurโ€™an maupun Sunah banyak menganjurkan kaum muslimin untuk senantiasa berbuat baik kepada semua orang baik terhadap sesama muslim maupun non muslim, diantaranya : surat al Mumtahanah ayat 8. Sabda Rasulullah,โ€Sayangilah orang yang ada di bumi maka yang ada di langit akan menyayangimu.โ€ (HR. Thabrani) Juga sabda beliau,โ€Barangsiapa yang menyakiti seorang dzimmi maka aku akan menjadi lawannya di hari kiamat.โ€ (HR. Muslim)

Perbuatan baik kepada mereka bukan berarti harus masuk ke dalam prinsip-prinsip agama mereka (aqidah) karena batasan dalam hal ini sudah sangat jelas dan tegas digariskan oleh Allah :

ู„ูŽูƒูู…ู’ ุฏููŠู†ููƒูู…ู’ ูˆูŽู„ููŠูŽ ุฏููŠู†ู ๏ดฟูฆ๏ดพ

Artinya : โ€œUntukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku.” (QS. Al Kafirun : 6)

Hari Natal adalah bagian dari prinsip-prinsip agama Nasrani, mereka meyakini bahwa di hari inilah Yesus Kristus dilahirkan. Dalam bahasa Inggris disebut dengan Christmas, Christ berarti Kristus sedangkan Mass berarti masa atau kumpulan jadi bahwa pada hari itu banyak orang berkumpul mengingat / merayakan hari kelahiran Kristus. Dan Kristus menurut keyakinan mereka adalah Allah yang mejelma.

Berbuat kebaikan kepada mereka dalam hal ini adalah bukan dengan ikut memberikan selamat Hari Natal dikarenakan alasan diatas akan tetapi dengan tidak mengganggu mereka didalam merayakannya (aspek sosial).

Pemberian ucapan selamat Natal baik dengan lisan, telepon, sms, email ataupun pengiriman kartu berarti sudah memberikan pengakuan terhadap agama mereka dan rela dengan prinsip-prinsip agama mereka. Hal ini dilarang oleh Allah swt dalam firman-Nya,

ุฅูู† ุชูŽูƒู’ููุฑููˆุง ููŽุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ุบูŽู†ููŠูŒู‘ ุนูŽู†ูƒูู…ู’ ูˆูŽู„ูŽุง ูŠูŽุฑู’ุถูŽู‰ ู„ูุนูุจูŽุงุฏูู‡ู ุงู„ู’ูƒููู’ุฑูŽ ูˆูŽุฅูู† ุชูŽุดู’ูƒูุฑููˆุง ูŠูŽุฑู’ุถูŽู‡ู ู„ูŽูƒูู…ู’ ูˆูŽู„ูŽุง ุชูŽุฒูุฑู ูˆูŽุงุฒูุฑูŽุฉูŒ ูˆูุฒู’ุฑูŽ ุฃูุฎู’ุฑูŽู‰ ุซูู…ูŽู‘ ุฅูู„ูŽู‰ ุฑูŽุจูู‘ูƒูู… ู…ูŽู‘ุฑู’ุฌูุนููƒูู…ู’ ููŽูŠูู†ูŽุจูู‘ุฆููƒูู… ุจูู…ูŽุง ูƒูู†ุชูู…ู’ ุชูŽุนู’ู…ูŽู„ููˆู†ูŽ ุฅูู†ูŽู‘ู‡ู ุนูŽู„ููŠู…ูŒ ุจูุฐูŽุงุชู ุงู„ุตูู‘ุฏููˆุฑู ๏ดฟูง๏ดพ

Artinya : โ€œJika kamu kafir Maka Sesungguhnya Allah tidak memerlukan (iman)mu dan Dia tidak meridhai kekafiran bagi hamba-Nya; dan jika kamu bersyukur, niscaya Dia meridhai bagimu kesyukuranmu itu.โ€ (QS. Az Zumar : 7)

Jadi pemberian ucapan Selamat Hari Natal kepada orang-orang Nasrani baik ia adalah kerabat, teman dekat, tetangga, teman kantor, teman sekolah dan lainnya adalah haram hukumnya, sebagaimana pendapat kelompok pertama (Ibnu Taimiyah, Ibnul Qoyyim, Ibn Baaz dan lainnya) dan juga fatwa MUI.

Sumber: Quranly

ูˆูŽุงู„ู„ู‘ู‡ู ุฃุนู„ูŽู… ุจูุงู„ุตูŽู‘ูˆูŽุงุจ

3 thoughts on “Mengapa Kami Tidak Ucapkan Selamat Natal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s