Voyage with Perahu Wisata

Sungai Kapuas punye cerite

Bile kite minom aeknye

Biarpun pergi jaoh kemane

Sunggoh susah nak melupakannye…

Itulah penggalan lirik lagu Sungai Kapuas. Orang Pontianak mesti pada hafal lagu itu. Lagu tentang Sungai Kapuas. Sungai sepanjang 1.143 km yang membentang seperti ular kalau dilihat dari udara.

Sudah pernah minum air Sungai Kapuas? Saya sudah. Tak sengaja minum tepatnya. Waktu kecil ketika masih suka berenang-renang di sungai yang terletak persis di depan rumah kakek saya (allahuyarham), pas lagi menyelam, glek, keminum deh. Sekarang, mau minum air Sungai Kapuas agak-agak ngeri ya. Sungainya sudah tercemar akibat aktivitas penambangan dan pembuangan sampah di situ.

Walaupun begitu, Sungai Kapuas tetaplah sungai terpanjang di Indonesia. Kalau sekarang tak layak lagi diminum airnya, dilewati sungainya masih aman kok. Mau mencoba melewati Sungai Kapuas? Yuk mampir ke Pontianak, sempatkan berlayar  di Sungai Kapuas dengan Perahu Wisata Serasan.

KEy Members on Perahu Wisata

Pengalaman ini, lagilagi, saya alami bersama KEy members. Dan lagilagi saya memakai setelan baju biru yang sama dengan ketika saya berkunjung ke Aloe Vera Center. Memang setelan favorit saya sih hihihi.

Untuk menaiki Perahu Wisata ini, kita tinggal datang ke Cafe Serasan yang terletak di pinggir Sungai Kapuas, Jl. Swadaya, Pontianak Timur. So far, Cafe Serasan adalah satu-satunya cafe yang memiliki perahu wisata. Untuk menikmati perjalanan dengan perahu wisata ini, kita cukup membar Rp.10 ribu. Kalau mau menikmati perjalanan tanpa menunggu perahunya penuh oleh penumpang lain, kita cukup membayar Rp.80ribu. Tapi itu harga 2 tahun lalu yah, tepatnya Ahad, 4 Juli 2010 ketika saya dan KEy members did the voyage.

Depan perahu

Perahu Wisata ini adalah perahu 2 lantai yang terbuat dari kayu, dengan 4 meja bundar dan 4 kursi di lantai 1. Ada sound systemnya looh. Bisa dipake untuk karokean. Cihuy. Di lantai 2 ada 2 kursi kecil yang cukup untuk 3 orang. Lumayan asik untuk menikmati tiupan angin di sela-sela pelayaran. Tapi sayang ketika kami berlayar, cuaca kurang mendukung untuk kami nongkrong di lantai 2.

Di dek depan ada kursi panjang yang cukup untuk diduduki sekitar 6 orang. Dari depan kita bisa melihat dengan leluas pemandangan di sekitar Sungai Kapuas: ada pabrik yang mengepul-ngepul asapnya, Tugu Khatulistiwa yang kelihatan keciiil, kapal dan perahu yang berseliweran, dan jembatan kapuas tentunya. Akan lebih indah kalau teman-teman melakukan perjalanan dengan perahu wisata di sore hari. Pemandangan sunset dilengkapi dengan menu makanan khas Pontianak yang bisa dipesan di Cafe Serasan, wuiih mantap ajiib.

Pabrik di wilayah Siantan

We Love Indonesia

Jembatan Kapuas di belakang, kelihatan?

Jangan membayangkan Perahu Wisata ini seperti perahu motor yang ribut. Tidak sama sekali, karena perahu berukuran 10×3 meter ini menggunakan mesin mobil Phanter untuk meredam kebisingan.

Rupanya, bukan hanya saya dan KEy members looh yang pernah merasakan perjalanan dengan Perahu Wisata ini. Menurut pengelola Cafe Serasan, Fajriudin Anshori, ada beberapa tokoh penting dan selebritis yang pernah mencoba. Sebut saja WS Rendra, Gilang Ramadhan, Delon Idol, Bapak Usman Ja’far, dan Yusril Ihza Mahendra.

Nah, kalau teman-teman datang ke Pontianak, boleh dicoba untuk mampir sejenak mencoba Perahu Wisata Serasan. Selain unik, suasananya yang nyaman sangat cocok untuk nikmati Sungai Kapuas lengkap dengan sensasi sunset.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s