Larangan Menceritakan Mimpi Buruk

Mimpi adalah bunga tidur. Terkadang, manusia lupa membaca do’a sebelum tidur, tidak berwudhu dulu menjelang tidur, atau lupa berdzikir sebelum tidur. Akibat kelalaian tersebutlah syaithon datang mengganggu tidur dengan menghadirkan mimpi yang buruk. A nightmare.

Bermacam-macam mimpi buruk, dan biasanya kita ceritakan ke pasangan, teman, atau pasangan. Bagaimana hukumnya dalam Islam? Berikut ini hadits-hadits tentang larangan menceritakan mimpi buruk:

عَنْ جَابِرٍ،

عَنْ رَسُوْلِ اللهِ صلى الله عليه وسلم؛ أَنَّهُ قَالَ ِلأَعْرَابِيٍّ جَاءَهُ فَقَالَ: إِنِّي حَلَمْتُ أَنَّ رَأْسِي قُطِعَ. فَأَناَ أَتَّبِعُهُ. فَزَجَرَهُ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم وَقَالَ “لاَ تَخْبِرْ بِتَلَعُّبِ الشَّيْطَانِ بِكَ فِي الْمَنَامِ”.

14- (2268)

Hadits riwayat Jabir Radhiyallahu’anhu,

Diriwayatkan dari Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam, sesungguhnya beliau bersabda kepada orang arab dusun yang datang kepadanya dan mengatakan: “Sesunguhnya saya bermimpi bahwa kepalaku dipotong dan saya mengikuti kepala itu”. Maka Nabi  Shallallahu alaihi wassalam mencegahnya dan bersabda: Janganlah menceritakan tentangmu yang dipermainkan setan diwaktu tidur”

(Shahih Muslim 2268)

عَنْ جَابِرٍ.قَالَ:

جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ: يَا رَسُوْلَ اللهِ! رَأَيْتُ فِي الْمَنَامِ كَأَنَّ رَأْسِي قُطِعَ. قَالَ: فَضَحَكَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم وَقَالَ “إِذَا لَعِبَ الشَّيْطَانُ بِأَحَدِكُمْ فِي مَنَامِهِ. فَلاَ يُحْدِثْ بِهِ النَّاسَ”. وَفِي رِوَايَةِ أَبِي بَكْرٍ “إِذَا لُعِبَ بِأَحَدِكُمْ” وَلَمْ يَذْكُرِ الشَّيْطَانَ.

16- (2268)

Hadits riwayat Jabir Radhiyallahu’anhu, ia berkata ,

Datang seorang lelaki kepada Nabi Shallallahu alaihi wassalam kemudian dia berkata : Ya Rasulullah ! aku bermimpi kepalaku dipotong, Jabir berkata : Maka tertawalah Nabi Shallallahu alaihi wassalam dan bersabda: “Jika Setan mempermainkan salah seorang diantara kalian dalam tidurnya, janganlah ia menceritakannya kepada orang-orang.” Dalam riwayat Abu Bakar disebutkan :”Jika salah seorang diantara kalian dipermainkan” dan beliau tidak menyebutkan kata setan.

(Shahih Muslim 2268-16)

وَاللّهُ أعلَم بِالصَّوَاب

Semoga bermanfaat🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s