Khasiat Habbatus Sauda

Dari `Aisyah radhiyallahu `anha, Rasululloh Shallallahu `alaihi wa sallam bersabda : ” Sesungguhnya Habbatus Sauda’ ini adalah obat dari segala penyakit, kecuali as-Saam”. Aku berkata (Perawi hadits ini, yakni Kholid bin Sa’ad): “apa itu as-Saam?” dijawab (yakni oleh Ibnu Abi Atiq): “Kematian”. [HR. Bukhori, dalam Kitab at-Thibb, bab al-Habbatus Sauda’, Hadits no. 5687]

Dari Abu Hurairah rodhiyallahu `anhu, Rasululloh Shallallahu `alaihi wa sallam bersabda : “Tidaklah ada suatu penyakit, kecuali dalam Habbatus Sauda’ terdapat kesembuhan baginya, kecuali as-Saam (kematian)” [HR. Muslim, dalam Kitab as-Salaam, bab at-Tadawi bil Habbatis Sauda’. Hadits no. 2215]

Nama lain dari hebal alami Habbatus Sauda` adalah Nigella Sativa, al-Karawiyyah as-Sauda’, al-Kamoun al-Aswad, asy-Syuniz, black cumin, kerosene, coal oil, carazna.

Menurut beberapa hasil penelitian, Habbatus Sauda` memiliki khasiat –dengan izin Allah– :

Sauda’ adalah asy-Syuniz.”

  1.  Menguatkan sistem kekebalan tubuh manusia.
  2.  Melawan & menghancurkan sel-sel kanker/tumor.
  3. Mengobati reumatik, peradangan serta infeksi.
  4. Menghentikan dan menyembuhkan penyakit pilek.
  5. Jika digoreng & dibakar kemudian dicium terus-menerus dapat mengeliminasi gas (dalam) perut.
  6. Membunuh cacing-cacing parasit jika dimakan sebelum makan pagi dan jika diletakkan di atas perut dari bagian luar sebagai aroma spa atau luluran.
  7. Minyaknya bermanfaat untuk menyembuhkan gigitan ular, juga bengkak di dubur dan tahi lalat.
  8. Menghilangkan sesak nafas & sejenis kesulitan nafas, melonggarkan penyumbatan akibat dahak.
  9. Melancarkan haidh yang tersendat.
  10. Jika dibalutkan, bermanfaat untuk menyembuhkan pusing yang parah.
  11. Apabila dimasak dengan cuka bersama kayu pinus dan kemudian dibuat untuk berkumur, maka hal itu akan menghilangkan sakit gigi yang disebabkan sensitifitas terhadap dingin.
  12. Jika diminum, biji ini akan melancarkan kencing, haidh dan ASI.
  13. Menyembuhkan gigitan Laba-laba.
  14. Bila dibakar, asapnya dapat mengusir serangga.
  15. Menghilangkan sendawa asam yang berasal dari dahak dan melancholia (gangguan yang disebabkan kesedihan yang terus-menerus/depresi sehingga merusak bagian empedu).
  16. Menghilangkan Kusta (lepra).
  17. Menghilangkan demam Quartan (yakni demam yang menyerang manusia selama sehari kemudian mereda selama 2 hari kemudian menyerang lagi ketika hari ke-4).
  18. Jika ditumbuk dan dibuat adonan dengan madu dan air hangat dapat menghancurkan batu yang muncul dalam ginjal dan kandung kemih serta sifat diuretic (memperlancar air seni).
  19. Apabila digoreng dan dicium terus-menerus dan dicampur dengan cuka dapat menyembuhkan jerawat dan kudis serta menghilangkan peradangan yang lebih kronis dari jerawat (tumor).
  20. Jika digoreng tanpa minyak dan ditumbuk serta dicampur dengan minyak zaitun kemudian diteteskan ke dalam hidung 3 tetes akan menyembuhkan gejala pilek yang disertai bersin-bersin.
  21. Jika dibakar dan dicampur dengan lilin dan minyak inai/henna atau minyak bunga iris serta dibalurkan pada borok-borok/koreng yang keluar di betis setelah dibersihkan dengan cuka, maka akan dapat menghilangkannya.
  22. Bermanfaat untuk menyembuhkan bekas gigitan anjing (Rabies) dan aman dari kematian akibat rabies.
  23. Jika dihirup akan bermanfaat bagi hemiplegia (semiparalysis/lumpuh separuh).
  24. Jika enzoat (celak persia) dicampur dengan air & dibalurkan ke lingkaran dubur (lobang dubur/anus) dan juga diminum dengan dosis sekitar 25 gr akan menyembuhkan Bawasir.
  25. Jika disedot melalui hidung akan bermanfaat menghentikan air yang keluar pada mata.
  26. Dan lain-lain.

Aiman bin `Abdil Fattah mengatakan :”Karena itulah kami dapat menetapkan bahwa dalam Habbatus Sauda’ terdapat kesembuhan untuk segala macam penyakit, karena peranannya yang menguatkan dan memperbaiki sistem immunity, suatu sistem yang di dalamnya ada kesembuhan dari segala macam penyakit, yang bereaksi terhadap segala sebab yang menimbulkan penyakit, yang memiliki kemampuan awal untuk memberikan kesembuhan secara sempurna atau sebagian diantaranya untuk menyembuhkan segala penyakit”.

Beliau juga mengatakan : “Begitulah kejelasan hakikat ilmiah tentang hadits yang mulia ini, yang sebelumnya tidak pernah diketahui siapapun, apalagi dinyatakan kepada masyarakat luas. Padahal yang demikian itu sudah dinyatakan sejak 14 abad yang lampau, yang menerima wahyu dari Dzat Yang Maha Mengetahui segala rahasia makhluk-Nya. Benar apa yang difirmankan-Nya :

“Dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Quran) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).” (QS An-Najm : 3-4).

Kemudian beliau (Aiman bin `Abdil Fattah) mengingatkan : “Investasi kajian dan penelitian tentang pengobatan ala Nabi Shallallahu `alaihi wa sallam semacam ini, dengan menggunakan sarana yang sederhana namun besar manfaatnya, harus bekerja sama dengan para pakar medis dan ahli pengobatan. Kita tidak boleh mengubur kepala di dalam pasir dan mengabaikan penggunaannya, karena terprovokasi pengobatan dengan jenis rerumputan atau para produsen minyak, seperti yang terjadi belakangan ini.

Sumber: abuahsan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s