Persiapan akad nikah dan walimah (resepsi)

Dinie Acie Wedding

candid

Menikah itu ibadah, menggenapkan setengah dien, sekolah jangka panjang, dan berbagai keistimewaan tentang menikah sudah sering saya paparkan di blog ini. Semua umat Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam mendambakan hadirnya momen yang diharapkan sebagai momen sekali seumur hidup ini. Tentu saja, the precious moment of life ini harus berlangsung sesuai syari’at agama, sakral, tertata rapi, lancar sampai dengan selesai. Sebab itulah tulisan ini saya publish. Untuk berbagi pengalaman pribadi tentang persiapan menuju hari bahagia.

Segera setelah teman-teman resmi dikhitbah (dilamar), lakukanlah persiapan sematang mungkin. Persiapan menuju hari bahagia ini saya bagi menjadi 2: Pertama, persiapan untuk prosesi Akad Nikah. Kedua, persiapan di acara walimah atau resepsi pernikahan.

PERSIAPAN PROSESI AKAD NIKAH

Ada 5 poin yang menurut kami *saya dan suami* penting untuk dimasukkan ke dalam daftar checklist:

1. Rukun Nikah

Calon mempelai pria dan wanitanya tentu sudah ada kaan? Bagoooeesss d^.^b. Setelah itu, tentukan siapa yang nanti akan menjadi wali nikah, akankah ayah, saudara lelaki, kakek, atau diwakilkan ke penghulu. Kemudian, bicarakan juga siapa yang akan ditunjuk menjadi 2 orang saksi. Baru deh yang terakhir ijab qabul yang akan dilaksanakan pada hari pernikahan dilaksanakan. Calon mempelai pria boleh deh latihan ucapkan lafadz ijab dari sekarang.

2. Mahar

Hal pertama adalah menentukan apa yang akan dijadikan mahar. Yang bisa dan biasa dijadikan pilihan untuk mahar antara lain: cincin, uang tunai, emas, hafalan Al-Qur’an, atau seperangkat alat shalat. Apa saja boleh asalkan wajar dan tidak berlebih-lebihan.

Kalau teman-teman memilih cincin sebagai mahar, dan ingin memesan sepasang cincin, pastikan dulu cincin yang akan dipakai mempelai pria tidak terbuat dari emas. Pembahasan komplitnya bisa dibaca di wedding blog kami. Untuk mempelai wanita, kalau semisal pesan cincin 3 bulan sebelum hari pelaksanaan akad nikah, berusaha keraslah untuk menjaga berat badan supaya cincin tidak sempit atau malah jadi longgar ketika akan dipasangkan ke jari. Pengalaman saya, waktu pesan cincin, diameternya digedein dikit. Biarlah longgar asal tidak sempit. Dan ternyata pemirsah, ketika hari akad nikah cincinnya jadi pas. Pertanda saya mengalami penambahan berat badan ._. Jangan ditiru yaa..

3. Administrasi

Kalau jodoh takkan kemana, pasti ke KUA. Nah, makanya urusan ini termasuk yang paling penting dalam pernikahan karena berkaitan dengan waktu, tempat, dan persiapan teknis prosesi akad nikah. Apa saja yang harus disiapkan supaya pernikahan teman-teman dicatat negara? Bagaimana prosedurnya? Silahkan dibaca di wedding blog kami: mengurus surat nikah di KUA.

4. Catering

Sebetulnya kalau 3 poin di atas sudah terpenuhi, sudah bisa melangsungkan akad nikah. Karena pada dasarnya menikah itu mudah. Namun, berhubung di akad nikah tentulah kita mengundang sanak saudara, kerabat, sahabat dan handai taulan, tak elok rasanya kalau tak dijamu dengan makanan. Jangan lupa persiapkan ya. Untuk catering, bisa sekaligus dengan paket catering walimah.

5. Lain-lain

Yang ini banyak cabangnya nih karena berkaitan dengan teknis dan pelaksanaan prosesi akad nikah. Kami sepakat menempatkannya di poin ‘lainlain’ karena memang tidak wajib dalam syarat sah menikah. Apa saja?

  • MC. Biasanya ini dipersiapkan oleh panitia pernikahan. Sebagai calon pengantin, tak ada salahnya ikut cek dan ricek siapa yang akan memimpin jalannya acara penting teman-teman nanti. Siapkan dari jauh-jauh hari yaa.
  • Qori’ dan saritilawah. Biasanya pembacaan ayat suci AlQur’an ada dalam rangkaian acara akad nikah. Silahkan disiapkan seorang qori’ dan saritilawah. Untuk daftar ayat sekaligus terjemahannya boleh teman-teman copy dari wedding blog kami: Tilawah dan Terjemah di acara akad nikah.
  • Khutbah Nikah. Maka yang dipersiapkan adalah khatib yang akan menyampaikan khutbah.
  • Pembaca Doa. Biasanya dijadikan serangkaian dengan khutbah nikah.
  • Adat dan Budaya. Poin yang 1 ini sepertinya sulit sekali dilepaskan dari kehidupan masyarakat Indonesia pada umumnya. Jika teman-teman menginginkan adanya tambahan acara seperti ini di pernikahan, pastikan bahwa acara ini tidak ‘menodai’ keberkahan akad nikah. Penjelasan mengenai ini bisa dibaca di halaman wedding blog kami🙂

Oke. Persiapan akad nikah, well done. Kalau masih ada yang kurang, silahkan ditambahi sendiri yaa. Sekarang kita ke persiapan kedua yang tak kalah pentingnya.

PERSIAPAN WALIMATUL ‘URSY

Rasulullah shollallhu ‘alaihi wasallam bersabda: ”Adakanlah walimah meski hanya dengan menyembelih seekor kambing.” (Muttafaqun’alaih).

Sebagaimana yang pernah saya tuliskan 2 tahun lalu, walimah masa kini tidak sesimpel jaman dulu. Buanyaaak cengkoneknye kalo kata orang melayu Pontianak. Di sini akan saya coba buatkan listnya, masih berdasarkan pengalaman pribadi.

1. Kepanitiaan

Jangan sepelekan poin penting ini. Karena panitia-lah yang akan bertanggung jawab di pos masing-masing serta membantu kelancaran acara akad nikah dan walimah. Untuk contoh template susunan panitia, silahkan dicopy-paste dari wedding blog kami.

2. Tempat Resepsi

Tentukan dimana teman-teman akan melangsungkan resepsi pernikahan. Kalau memilih di gedung, segera pilih gedung apa yang akan digunakan, kemudian cari nomor telepon kantor gedung tersebut. Kalau perlu, langsung datangi saja sekretariat gedung yang akan dipakai. Tanyakan whether or not gedungnya occupied di tanggal resepsi teman-teman. Kalo kosong, segera booking. Begitu juga kalau memilih untuk gelar resepsi di hotel. Pengalaman kami pribadi, gedung *waktu itu pake Rumah Melayu Kalbar* sudah full-booked sampai dengan 6 bulan ke depan. Jadi, bersabarlah kalo memang perlu lakukan survey sana-sini untuk urusan gedung.

Dalam memilih gedung, teman-teman juga perlu teliti. Pastikan gedung yang dipilih memiliki fasilitas lengkap seperti lahan parkir yang luas, kapasitas yang memadai dengan jumlah undangan, AC dan souns system, lokasi yang strategis, dan detail-detail lain yang bisa ditanyakan langsung ke penanggung jawab gedung pilihan teman-teman.

Biaya sewa gedung bervariasi, berkisar antara Rp. 2 juta sampai belasan juta. Tergantung kapasitas dan fasilitas yang disediakan.

3. Kostum

Kostum juga menjadi unsur penting di acara resepsi maupun akad nikah. Kalau punya budget lebih dan sempat merancang kostum sendiri, buat design dari jauh-jauh hari. Pilih designer dan penjahit langganan yang terpercaya. Tapi kalau teman-teman memilih untuk sewa kostum saja, maka hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan terlebih dahulu Rumah Mode atau butik mana yang akan dipilih. Setelah melihat-lihat kostum dan melakukan fitting, yang berikutnya harus dijaga adalah berat badan (lagi). Ga keren kan ketika fitting bajunya pas, di hari pernikahan bajunya malah jadi ketat dan nempel di badan.

Selain itu, pastikan juga dari awal tentang biaya, apakah nanti di kemudian hari rupanya ada penambahan biaya untuk pos-pos kostum lain: kostum pagar ayu, kain songket untuk ayah pengantin *biasanya pengantin melayu pake nih*, atau seperti yang baru-baru ini dialami salah seorang teman, ada penambahan biaya kalo sewa kostum yang baru dibeli karena menjadi pelanggan pertama yang memakai. Jadi, tanyakan dan sepakati hal-hal detail dengan penanggung jawab kostum.

4. Paket make-up dan dekorasi

Di daerah lain mungkin make-up, dekorasi, dan kostum terpisah ya. Kalau di Pontianak, paket make-up dan dekorasi digabung dengan kostum. Penanggung jawabnya disebut Mak Penganten. Sebaiknya utamakan memilih perias yang berpengalaman. Minta rekomendasi dari teman atau saudara yang sudah berpengalaman untuk urusan ini. Hal penting dari poin ini adalah: memastikan perias yang dipilih HANYA melayani 1 pengantin saja untuk 1 hari. Karena pernah kejadian, anak temannya ibu saya kedapatan perias yang melayani 2 pengantin dalam 1 hari. Akibatnya, hasil riasan tidak maksimal, dan pelanggan kecewa.

Begitu pula dengan dekorasi. Kalau pengen pake tema tertentu, pilih temanya dari sekarang. Sampaikan dengan jelas konsep seperti apa yang teman-teman inginkan. Mintakan contoh foto dekorasi yang pernah dibuat sebelumnya. Jangan lupa untuk ikut cek dan ricek hal-hal detail. Anyway, soal dekorasi ini, sebaiknya percayakan saja vendor dekorasi itu sendiri🙂

Biaya kostum + paket make-up dan dekorasi berkisar antara Rp. 7 – 40 juta. Tergantung seberapa banyak baju yang akan digunakan, lokasi resepsi, dan luas ruangan yang akan didekor.

5. Catering

Urusan catering tergantung di mana lokasi resepsi akan diadakan. Kalau diadakan di hotel, maka paket catering akan langsung disediakan oleh pihak hotel. Tapi kalau di rumah atau di gedung, artinya paket catering akan masuk dalam daftar checklist berikutnya.

Kalau dulu orang adakan resepsi cukup dengan menyajikan 1 jenis makanan, sekarang minimal 2 atau 3 jenis. Biasanya ditambah eskrim pula. Karena itu, sebaiknya pilih penyedia layanan catering yang bersedia menyiapkan berbagai menu sekaligus.

Biaya catering ini termasuk pos pengeluaran paling besar, mulai dari Rp. 20 juta – Rp. 100juta-an. Fantastis yaa. Tapi tenang saja, masih bisa dikurangi kok, tergantung jumlah orang yang akan diundang.

6. Undangan

Kartu undangan sebaiknya disiapkan selambat-lambatnya sebulan sebelum pernikahan. Karena, untuk mengurus kartu undangan, apalagi kalau banyak yang akan diundang, diperlukan waktu sekitar 1-2 pekan untuk design, cetak undangan, dan menempelkan stiker addressee. Kalau mau pake undangan yang sudah ada templatenya juga bisa. Tapi kalau teman-teman ingin undangannya didesign khusus, boleh menggunakan jasa design suami saya hehehe *sekalian promo* :p

Berkaitan dengan undangan, persiapkan juga daftar nama orang-orang yang akan diundang dari jauh-jauh hari supaya nanti tidak repot. Untuk menghindari ada 2 nama yang sama dalam daftar, buatlah category list kemudian cocokkan dengan daftar nama calon pasangan dan orang tua masing-masing.

Biaya design + cetak undangan berkisar antara Rp. 500.000 – Rp. 5 juta. Sekali lagi, ini tergantung jumlah undangan dan bentuk undangan macam apa yang dipilih.

7. Dokumentasi

Kostum yang teman-teman pakai, dekorasi yang megah membentang, senyuman bahagia kedua mempelai, semuanya akan diabadikan dalam kamera dan video. Jika makanan hanya akan dimakan hari itu saja, undangan pada akhirnya berakhir di tempat sampah *kecuali undangan yang bisa dimanfaatkan*, tidak demikian halnya dengan dokumentasi. Maka dari itu, pilih jasa dokumentasi terbaik supaya kelak hasil akhirnya tidak mengecewakan. Ini buat disimpan selamanya loooh…

Momen yang didokumentasikan tidak hanya prosesi akad nikah dan walimah saja, pertimbangkan juga untuk membuat dokumentasi pasca menikah. Pra-wedding tidak kami sarankan karena belum halal. Daripada pra-wedding, mendingan menikmati post-wedding session saja yaa. Baru deh nanti melihat hasilnya di wedding book :D

Biaya dokumentasi (untuk paket wedding book + outdoor) berkisar antara Rp. 3 juta – Rp. 7 juta.

8. Souvenir

Pilih souvenir yang murah meriah supaya bisa beli dalam jumlah banyak. Kalau semisal teman-teman mengundang 1000 orang, jangan beli souvenir 1000 juga. Persiapkan souvenir cadangan. Ini untuk mengantisipasi 2 kemungkinan: pertama, jatah souvenir untuk keluarga dan teman yang telah membantu jalannya acara; kedua, kadangkala ada beberapa tamu yang mengambil souvenir lebih dari 1. Mau dilarang ga enak, dibiarin takut souvenirnya kurang. Serba salah..

Kalau ga mau keluar uang lebih untuk beli souvenir cadangan, mungkin bisa disiapkan pagar ayu yang agak sangar dikit kali yaa hehehe..

Biaya souvenir berkisar antara Rp. 1 juta – Rp. 5 juta. Tergantung jenis souvenir dan jumlah souvenir yang akan dibeli.

9. Hiburan

Last but not least, entertainment. Sama seperti poin lainnya, yang 1 ini juga harus disiapkan jauh-jauh hari. Jangan sampai seperti kejadian temennya suami saya, gara-gara grup nasyid pilihannya sudah kami booking duluan, acara resepsinya jadi diundur sampai 1 pekan berikutnya. Sungguh keren grup nasyidnya hehe.

Biaya hiburan berkisar antara Rp. 1 juta – Rp. 2 juta. Bisa lebih mahal, bisa juga lebih murah. Tergantung jenis hiburan yang dipilih.

Well done. Itulah beberapa poin yang bisa teman-teman pertimbangkan sebagai persiapan akad nikah dan walimah. Boleh ditambah, boleh juga dikurangi. Sesuaikan dengan budget dan selera masing-masing.

Setelah menjumlahkan total biaya dari rincian yang saya berikan di atas, jangan langsung patah semangat dengan budget yang saat ini teman-teman miliki. Percayalah, janji Allah itu pasti, tak mungkin diingkari.

“Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui”. (QS: An-Nur: 32).

Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam menguatkan janji Alloh itu dengan sabdanya, yang artinya: “Ada tiga golongan manusia yang berhak Alloh tolong mereka, yaitu seorang mujahid fi sabilillah, seorang hamba yang menebus dirinya supaya merdeka, dan seorang yang menikah karena ingin memelihara kehormatannya”. (HR: Ahmad 2: 251, Nasa’i, Tirmidzi, Ibnu Majah hadits No. 2518, dan Hakim 2: 160 dari shahabat Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu).

Semoga bermanfaat. Kalau sudah sah menikah, kabar-kabari saya juga yaa😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s