Tutup aurat dimanamana

Bismillahirrahmaanirrahiim.
Tulisan ini saya buat karena saya cukup sering melihat beberapa muslimah yang sudah diberi kemudahan oleh Allah untuk berjilbab, tapi dengan mudahnya memajang foto tanpa jilbab di ranah publik. Barangkali tanpa pikir panjang, mereka jadikan foto tanpa jilbab sebagai foto profil di facebook, display picture di BlackBerry Messenger, atau avatar di twitter. Kalaulah yang melihat hanya sesama muslimah, tentu tak mengapa. Maka sebagai sesama muslimah, saya merasa cukup kesal. Karena, sayang sekali rasanya kalau aurat yang seharusnya kita jaga untuk yang boleh melihat saja, kita pertontonkan kesana kemari :(Kewajiban berjilbab sudah cukup sering dibahas dimanamana. Di internet, dijadikan kultwit, dibahas di talkshow di TV maupun radio, banyak. Temanteman muslimah tentulah sudah tau bahwa Allah sudah dengan tegas berfirman dalam QS Al Ahzab:59 serta An Nur: 31 tentang perintah menutup aurat. Juga pastilah sudah pernah mendengar atau membaca beberapa hadits Rasulullah SAW mengenai hal ini. Salah satunya berbunyi: Rasulullah SAW bersabda, “Ada dua golongan ahli neraka yang belum pernah aku lihat, yaitu kaum yang membawa cambuk seperti ekor sapi yang mereka gunakan untuk memukul orang lain dan para wanita yang berpakaian tapi auratnya terlihat, yang berjalan melenggak-lenggok, sedangkan kepala mereka bagaikan punuk unta yang miring. Mereka itu tidak akan masuk ke dalam surga dan juga tidak akan mencium bau surga. Padahal, harum semerbak surga itu dapat dirasakan dari jarak yang begini dan begini.” [Muslim 6/168]

Di luar pembahasan syurga dan neraka yang adalah hak prerogatif Allah, alangkah baiknya jika sebagai muslimah, kita lakukan usaha maksimal untuk perintah Allah yang satu ini. Menutup aurat tak hanya ketika berpergian ke luar rumah atau ke kantor saja, tapi juga ketika akan melakukan interaksi sosial dengan rekan yang statusnya mahram (tidak boleh dinikahi). Baik interaksi di dunia nyata, juga interaksi di dunia maya.

Sayang sekali rasanya jika saat ini kita yang sudah dikenal sebagai muslimah berjilbab, kemudian pajang foto tanpa jilbab. Barangkali maksudnya pengen ikut berbagi ke temanteman sesama muslimah kecantikan kita ketika ga pake jilbab itu ya. Tapi percayalah, alangkah baiknya kalau memang niatnya begitu, dibagikan lewat room chat pribadi saja. Karena, sekali lagi, menutup aurat di hadapan mahram adalah perintah Allah. Kecuali, kalau temanteman sudah masuk dalam golongan muslimah yang tak wajib lagi menutup aurat, sebagaimana firman Allah:

“Dan perempuan-perempuan yang sudah putus haidhnya dan tidak ada harapan untuk kawin lagi, maka tidak berdosa baginya untuk melepas pakaiannya, asalkan tidak menampak-nampakkan perhiasannya. Tetapi kalau mereka menjaga diri akan lebih baik bagi mereka, dan Allah Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.” (an-Nur: 60)

Demikianlah temanteman. Hargailah diri kita dengan niat karena perkara ini, Allah yang perintahkan. Semoga kedepannya, kita yang muslimah dan juga temanteman muslim bisa saling mengingatkan untuk hal penting lainnya yang mungkin masih kita anggap sepele. Watawwa shoubil haq🙂 Selamat berjilbab cantiiik😀

2 thoughts on “Tutup aurat dimanamana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s