Mood Updating

“Well, ladies and gentlemen. Standing here, not as the debater, not as the participant of English Pintar 2008, but as the Project Manager, I’d like to be grateful for the supports from all of you, especially the committee of EP 2008. Without you all, I am nothing. With you, I am something. And together with you all, we are everything for the existence of English Pintar 2008. Thanks a lot all, let’s Do March for Better Tomorrow!”

Kurang lebih, kayak gitu bunyi speech saya pas penutupan English Pintar 2008, di Gedung Anex, Minggu 17 Februari 2008. Sebuah hari di mana saya bisa bernafas cukup lega, karena event pertama yang saya ketuai selesai dan cukup sukses! Betapa senangnya. Beragam tribulasi, pendapat miring, kepesimisan dari beberapa orang, dan macem-macem lainnya yang sempat membuat saya down sudah saya lewati. Lega, dan senang rasanya. Rupanya, mengingat itu membuat mood saya hari ini terbangun cukup baik! Great!

Saya ingat betul, betapa pertama kali saya dengan pede mengajukan diri untuk menjadi ketua panitia English Pintar, supaya kegiatan ini tetap ada. Sebuah pengajuan diri yang barangkali di luar dugaan orang-orang. Sebuah pengajuan diri yang sangad nekat betul waktu itu! Saya ingad betul, ya ampun, betapa segala-galanya yang saya pikirkan waktu itu, sejak Oktober 2007, hanyalah bagaimana caranya agar English Pintar 2008 sukses. Saya tidak terlalu fokus siaran, tak terlalu fokus mengajar, dan bahkan kuliah! Yeah, semuanya masih saya kerjakan, dan alhamdulillah yang ga fokus-fokus itu tidak terlalu terganggu sama pikiran saya yang lagi fokus ke English Pintar. Allah SWT memang Maha Baik Hati ^_^


Lalu, pagi ini, betapa saya sangat senang sekali melihat adik-adik saya di ESA yang ghirahnya luar biasa, menginginkan keberadaan English Pintar lagi. Ya, English Pintar 2009. Senang sekali! Sense of Belonging ke English Pintar tampak dari semangad mereka. Bahkan, Dewi Ismu mengajukan diri sebagai Project Manager English Pintar 2009. Itulah yang selama ini saya tunggu-tunggu, yaitu ada paling tidak 1 orang saja yang bersedia mengajukan diri untuk mengetuai kegiatan ini. Dan rekayasa Allah sungguh indah. Saya semakin senang.


Dan siang ini, saya juga senang sekali karena dikaruniai keluarga yang menyenangkan. Dikaruniai sahabat-sahabat yang begitu baik hati. Saya berhasil mengurangi rasa tak diinginkan yang beberapa waktu lalu sempat saya munculkan sendiri. Mood Decreasing, kalo gitu. Hehe. Kata Dita, kalo saya kayak gitu, saya keliatan pinter-pinter bego :p


Thanks God, hari ini, segala sesuatunya membuat saya bisa memunculkan perasaan senang, updating mood, switching it into good and better one, and I do hope to be the best mood for today, and tomorrow, and the day after tomorrow. Kalo good mood tiap hari, kayaknya ga mungkin. Karena, sudah kodratnya kan rasa hati ini terfluktuasi? Seneng, sedih, seneng, hal biasa, lumrah. Yakin aja, bahwa saat kita lagi sedih, artinya kita sedang dipersiapkan untuk menjadi senang tak lama lagi. Begitu. Nah, ini lagi seneng, juga harus siap-siap sedih. Gimana cara kita menyikapinya aja, iya kan? *Hehe, kedengerannya dewasa aja ya :p*


Oiya, one thing important. Ternyata mendengarkan lagu-lagu bernuansa positif, beraroma positif thinking, membantu kita untuk update mood menjadi lebih baik. Coba deh.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s