Bergerak, tuntaskan perubahan!

Hehe, judulnya seperti slogan Kesatuan *tiiiiiit* Indonesia kaaan? (Maaf, tidak bermaksud untuk merahasiakan organisasi, karena memang sudah merupakan rahasia umum untuk dijadikan rahasia bahwa slogan dari K***I adalah seperti yang tertulis di judul saya tadi). Yea, satu visi, satu fikrah, Insya Allah.

Hmm, saya sejenak mengingat saat pelantikan pengurus ESA FKIP UNTAN periode 2008/2009. Hoho… lagi gak mood nulis waktu itu. Saat saya sedang tidak mood menulis hari itu. Maklumlaah. Menulis, bagi saya adalah sebuah pekerjaan bohemian, pekerjaan seniman.

30 April 2008

Bohemian, mengingatkan saya pada sambutan pak mumu. Gaya kepemimpinan bohemian atau gaya seniman, tidak terencana, just flow and go. Iya, hari ini pengurus ESA dilantik, dan saya menawarkan diri untuk menjadi Sekretaris ESA beberapa waktu lalu. Sebuah langkah bodoh jika saya adalah seorang yang tidak peduli dengan gerak langkah dakwah kampus, namun sebuah cara mulia jika frame pemikiran saya adalah menjadi pengurus untuk ibadah, untuk berdakwah.

Anyway, saya masih merasa benang keikhlasan itu masih transparan. Belum terlalu jelas terlihat karena serentetan keluhan kadang masih saja keluar dari mulut ini. Yeah, semoga suatu hari nanti, saya bisa benar-benar ikhlas (dan semoga rasa ikhlas itu muncul besok) untuk kepentingan kemenangan dan kejayaan Islam. Allahu Akbar.

Bekerjalah untuk ibadah ya, din… Insya Allah, akan berjalan dengan perasaan ringan, tak terasa beban, dan yang pasti pahala dari Allah menanti. Janji Allah itu pasti.

”O you who believe! If you help (in the cause of) Allah, He will help you and make your foothold firm” (Q.S 47: 7)

Sepertinya sekarang surah Muhammad ayat 7 itu menjadi ayat favorit saya saat saya mulai menemukan rasa malas untuk bekerja dengan niat ibadah karena Allah. Ada semangat keajaiban luar biasa yang terbit, pelan tapi pasti, mengakar dalam tubuh ini saat membaca lagi janji Allah dalam surah tersebut.

Betapa menyenangkannya menanti sesuatu yang pasti. Sebuah kepastian dari Allah untuk menolong saya dan orang-orang yang juga berjuang karenaNya, untuk memperteguh kedudukan kita pada esok hari, lusa, sebulan lagi, tahun depan, sampai kapanpun pasti Allah penuhi.

Ketahuilah : Kebangkitan Islam itu pasti.Maka, jadilah bagian dari kebangkitan itu. Masuklah dalam barisan pejuang-pejuang yang rindukan syahid. Jika hari ini engkau masih sekedar menjadi penonton untuk proses kemenangan ini wahai ikhwah, maka saya bermohon, berhentilah menjadi penonton yang menghalangi keindahan proses menuju kebangkitan dan kejayaan Islam. Jika tulangmu masih belum cukup kuat bergerak, maka lemahkan pula keinginanmu untuk meng-aral-kan langkah-langkah para pejuang fisabilillah. Dan jika hatimu tak kunjung juga melembut untuk menerima hidayah Allah, maka bersiaplah menjadi golongan orang yang merugi.

Wallahu’alam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s