simple, but complicated

Yang simple jadi begitu rumit.
Yang sederhana malah jadi sangat complicated.
Seperti saya saja. Saya seharusnya simpel, tapi begitu rumit pula.

Mendengar kanan kiri

Melihat depan belakang.

Merasakan atas bawah.

Perasaan saya kadang menembus kotak kaca, mengabaikan suara-suara yang tak pernah tau betapa galau dan ingin segera keluar dari emosi bodoh ini. Sangat tidak beretika. Emosi bodoh yang semakin dibiarkan bergelayutan tak menentu.

Sebenarnya ini simple. Sayang sekali, yang simple seringkali mendapat perlakuan begitu rumit. Yah, in conclusion, it’s all just like me.

2 thoughts on “simple, but complicated

  1. mitora in life says:

    emang, kadang seatu yg simple bagi kita tuh belum tentu simple juga bagi orang lain…^_^

    salam kenal yah jeung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s