Bye July

Finally, I must face the fact that July is ready to leave.

*sedikit cape gunakan bahasa inggris terus, hari ini mungkin indon juga deh*

Hmmh, sekarang masih dini hari 31 July 2007. Saya baru memulai hari dengan mengetik beberapa persiapan untuk besok, sedikit memikirkan rencana untuk apa yang akan saya lakukan besok, sedikit cek ulang agenda *eh, saya belum punya agenda*, maksudnya cek jadwal besok, dan a lil bit contemplating about what I told about and what I did before today.

Saya dapat tugas suci *kata orang itu*, untuk memastikan bahwa jawabannya akan tetap iya, tidak akan berubah sampai dengan waktu yang telah ditentukan. Hm, saya tidak bisa menjamin hati seseorang untuk bagaimana. Saya hanya bisa menjamin bahwa dia biasanya mau dengarkan apa yang saya sampaikan, tapi entahlah tentang hatinya. Toh untuk dengarkan, semua pendengar saya juga bisa dengarkan saya. Belum tentu yang elo denger itu bener, kan?

Hari ini Selasa, akhir Juli. Selalu seperti ini setiap kali saya akan tinggalkan bulan Juli. Entah kenapa, semacam ada perasaan ga rela untuk pergi dari bulan ini. Seakan-akan bulan lain adalah bulan yang tidak akan berikan kesempatan kepada saya untuk menjadi sebahagia JULY. I am the kupu of July. Tapi kan saya sudah berjanji kepada hati untuk tak lagi merasa sedih, karena ku berubah *sounds like lyric in Sarah Silaban’s song ya?*

Memang begitulah semestinya. Saya sudah berkomitmen untuk tidak lagi ingin sedih. Sedih hanyalah sugesti dari dalam diri. Penyebab kesedihan itu hanya membuat saya beralasan untuk sedih, padahal seharusnya tak ada alasan untuk sedih. Hal-hal yang membuat sedih, biarkan saja lewat. Saya tetap senang dengan kesedihan itu. Tentu saja saya tidak mau biarkan kesedihan menjadi berlarut-larut. Kan cape. Sedih yang berlarut hanya menyebabkan sakit yang mendalam. Sakit fisik dan mental, jiwa dan raga, hati dan pikiran, energi dan waktu.

Waktu saya berharga. Tolong jangan dibiarkan habis percuma. Tapi saya sekarang sedang membuang waktu. Maka saya tidak mau buang waktu sekarang. Sekarang waktunya untuk tidur, dan ucapkan selamat tidur cinta.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s