Posts filed under 'Uncategorized'
Sesungguh-sungguhnya Kontes Kecantikan
Tidakkah kita lihat ini adalah kontes yang betulbetul
indah? Subhanallah…

Ratu Kecantikan, tetap bercadar
Hidayatullah.com–Aya Ali al-Mulla dinobatkan sebagai Ratu Kecantikan Arab Saudi di Riyadh, Jumat (24/7). Dia mengalahkan 274 pesaing dan berhak atas hadiah uang, perhiasan, mahkota, dan perjalanan ke Malaysia.
Semuanya diperoleh tanpa memperlihatkan wajah yang terus tertutup cadar. Dengan baju hitam abaya yang menutupinya dari ujung rambut hingga ujung kaki, gadis berusia 18 tahun itu disebut sebagai ”Ratu Kecantikan Moral”.
Dalam kontes ini sama sekali tidak ada sesi memakai baju renang atau gaun malam, seperti biasa dilakukan pada kontes kecantikan. Selain mendapatkan hadiah, pemenangnya juga harus menjalani ujian selama tiga bulan, harus membuktikan bakti kepada orangtua, keluarga, dan masyarakat.
Tidak jelas apa yang dilakukan Mulla hingga dia dapat mengalahkan pesaingnya. Akan tetapi, harian Al-Watan melaporkan, gadis lulusan SMA itu memiliki nilai bagus dan berharap dapat melanjutkan ke sekolah kedokteran.
Kontes kecantikan yang fokus pada kecantikan fisik tidak pernah ada pada kebudayaan Arab. Penyelenggara Kontes Kecantikan Moral ini, Khadra al-Mubarak, menyatakan tetap fokus pada kecantikan dari dalam.
2 comments July 28, 2009
design
saya sangat suka kalo ada orang yang bikinin saya design, baik menyengaja ato dengan rikwes dari saya.
saya sendiri, belum menguasai corel, belum bisa bikin design bagus kayak yang ada di album friendster maupun facebook saya.
dan saya sangat senang. design yang dia bikin untuk saya, selalu sesuai dengan ‘diri’ saya, cocok dengan kesukaan saya.
smoga smakin dimudahkan Allah. amiin.
Add comment July 23, 2009
I am lovable
Saya pernah ngomen untuk tulisan pada sebuah blog yang sampe hari ini saya harepharepin untuk diupdate tapi gak diupdate juga *hehe, panjang banget deskripsi untuk blog LSK*
. Komen saya bunyinya begini: “Lovabilitas *maksutnya tingkat kepantasan seseorang dicintai hehe
* dinilai dari seberapa banyak nasihat yang masuk untuknya.. why? bcoz, orang yang menyayangi akan senantiasa memberi nasehat terbaik, agar yang disayang selamat dunia akhirat.”
Lovable.
Aha! Saya senang betul dengan kata itu, kawan. Mengingatkan saya pada lirik lagu Sheila On 7, “Mungkin kau takkan pernah tau, betapa mudahnya kau untuk dikagumi. Mungkin kau takkan pernah sadar, betapa mudahnya kau untuk dicintai.”
Lovable: menimbulkan rasa sayang. Itu menurut Sederet.com. Kalo saya sendiri, mengartikan LOVABLE sebagai kualitas yang pantas bagi sesuatu ato seseorang untuk disayangi. Seberapa lovable sih emangnya dia? Apa iya kalo orang lovable, sering dapet nasehat?
Well, well. Kalo rujukan temanteman adalah komen saya di atas, berarti itu bolehlah kita masukkan sebagai salah satu indikator kelovablean *duh, ga enak maen asal mixing-code begini. Kita ganti jadi lovabilitas aja ya, biar kerasa Indonesia
*. Lalu, benarkah saya lovable? Tenang, saya tidak akan menggiring tulisan ini menjadi sebuah hasil karya yang aroma thekupunya kental terasa. Kalo yang pengen ngerasain aroma thekupu kental asli ga campur aduk dengan sisi lain kehidupan, silahkeun berkunjung ke shelter kedua saya.
Mari, langsung aja kita kunci kata: MENASEHATI, dengan nasehat terbaik.
Seberapa sering temanteman menerima nasehat yang dialamatkan segera setelah temanteman dianggap melakukan kesalahan? Jika kita lebih sering membuat perkalian nol terhadap nasehat demi kebaikan yang muncul dengan landasan perhatian bukan kritikan tak solutif, artinya kita sedang mempersiapkan diri untuk mengurangi tingkat kelayakan kita untuk disayangi oleh orangorang di sekeliling kita. Kenapa? Ya, sebagaimana yang saya tulis di komen, bahwa nasehat itu muncul karena oranglain ingin melihat kita selamat dunia akhirat. Disayangi para penghuni bumi. Keren dalam bersikap. Maka, mari diterima nasehat untuk kebaikan tersebut. Kalau belum sanggup menjalani pesan dalam nasehat itu, pergunakan waktu yang Allah sediakan untuk terus menggali ilmu, terus belajar tak kenal lelah.
Saling mengingatkan dalam kebaikan dan kesabaran adalah perintah Allah. Dan melihat orang yang kita sayang semakin disayangi Allah adalah sebuah hal menggembirakan luar biasa. Maka, jika saya sering diingatkan agar menjadi semakin baik dan sabar, bolehkah saya berkata *paling tidak, merasa
* bahwa I amLovable? Aiih, kalo narsis begitu tuh ngga anggun, din
*ngingetin diri sendiri*
Add comment July 20, 2009
I believe, you believe, we believe
apa yang selama ini saya kerjakan?
>> blogging, plurking, facebooking, pusing ah..
loh, jadi bagaimana dengan niat untuk menentramkan hati tahun ini?
>> ya, niat itu kokoh.
Tapi, masa sih cuman berbekal niat aja? Usahanya mana?
>>Biarkan Allah saja yang betulbetul tau bagaimana saya mengazamkan niat dalam hati, untuk kemudian saya implementasi dalam bentuk usaha.
Yakin?
>> I do. I still believe although till today I don’t know how I can be there, but I believe.
Bagemana bisa yakin begitu?
>> I am not standing alone, I am not this confidence if I have no picture inside my head to confirm my heart for believing thing that is not merely myself and I believe it. Means, it’s not only I believe, but WE BELIEVE.
We? 2 person here, do u mean?
>> It is. Do you want to know what I believe?
Yes, tell me what you believe.
>> I believe I will legally be the real princess of the very important prince, atleast this year, atmost at the beginning of next year.
Add comment July 13, 2009
detikcom : Islamophobia Guncang Jerman
title : Islamophobia Guncang Jerman
summary : Sebuah kasus Islamophobia mengguncang Jerman. Seorang wanita muslim ditikam hingga tewas di dalam ruang pengadilan Dresden. Tragedi ini menyulut berbagai protes. (read more)
Add comment July 12, 2009
Sudah pulang
Alhamdulillah, akhirnya pulang juga…
Senengnya nyampe rumah. Sedih juga, karena harus berpisah dengan kebersamaan. Tapi, kebersamaan itu, meskipun ia tak kan sama, saya yakini akan bisa saya dapatkan dengan usaha serius dan maksimal, tapi ga ngotot.
Dimanapun, entah itu di Jogja, di lokasi KKN, di kamar saya, di ruang kapal, di basement mall, nun jauh dari atas gunung, dari tepi pantai, atau bahkan dari tempat wudhu masjid sekalipun, kebersamaan tetap bisa saya dapatkan dengan sebuah syarat:
Just one key to be together, to feel the beauty of togetherness, no excuse for not being ikhlas.
Liburan yang saya ciptakan sendiri memang sepertinya sudah usai. Kebersamaan selama 24 jam itu tak lagi bisa saya dapatkan dalam waktu dekat ini. Tapi, again and again, who knows what could happen, huh? Dan tulisan kali ini ga ada hubungannya sama liburan yang sudah usai. Saya belum akan membahas kronologis keberangkatan saya dari pontianak-semarang-jogja sampai dengan jogja-semarang-pontianak. Belum sempat.
Saya sudah ga sabar untuk bernostalgila mengingat cerita-cerita cantik yang berbingkai dinamika unik luar biasa di sini. Saya bermetamorfosa, sekejap saja.
Sekarang mau istirahat dulu. Ga terlalu cape sih. Tapi kayaknya enak deh kalo istirahat. So, see ya.
Add comment September 23, 2008
Creamy Yummy Love Laugh
So much so called creamy yummy so many love and laugh here
Add comment September 23, 2008
Jogjaaaaaa….
1 comment September 23, 2008
I am supposed to be in USA!
You Belong in the USA |
![]() Sweet! People either love you or hate you And you really don’t care what anyone thinks Big and bold, you do things your way |
Add comment May 21, 2008
| Previous Posts |

